Menggantikan format Indonesian Basketball League (IBL), NBL Indonesia akan digelar mulai pertengahan Oktober sampai Maret 2011. Sebanyak 10 tim akan memperebutkan gelar juara, melalui lima seri di lima kota.
Delapan tim terbaik kemudian berhak tampil di babak Championship Series. Di fase 'final' ini sistem kompetisi tidak lagi home and away dan best of three games.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan sistem seri tim bisa ke mana-mana, ke Surabaya, Bandung, Solo, Bali, dan Jakarta. Setiap serinya, 10 klub datang ke masing-masing Kota," sambungnya.
"Para pemain yang terlibat dalam kompetisi ini akan dikagetkan dengan regulasi yang berbeda, karena ada beberapa regulasi yang kita ubah. Tapi tidak kita ubah semua, karena IBL dulu juga tidak semuanya buruk."
Seri I digelar di Surabaya pada 16-24 Oktober, dengan partai pembuka Dell Aspac Jakarta versus Satria Muda Britama Jakarta. Setelah itu berturut-turut dilanjutkan Seri II di Bandung (20-28 November 2010), Seri III di Solo (11-19 Desember 2010), Seri IV di Denpasar (8-16 Januari 2011), dan Seri V di Jakarta (5-13 Februari 2011).
Championship Series kembali digelar di DBL Arena di kota Surabaya, pada 7-13 Maret 2011. Satu tim bisa bermain sampai 27 kali, dan itu memberi hal positif tersendiri, yaitu menambah jam terbang bermain.
"Misi kita memang ingin menambah game. Sehingga jam terbang tim pun makin bertambah," imbuh Azrul.
(avi/a2s)











































