Seri I NBL musim ini dihelat di kota Surabaya, 16-24 Oktober 2010. CLS yang berkesempatan main di hari pembuka menghadapi salah satu tim asal Jakarta, Pelita Jaya, yang dalam laga tersebut tampil spartan.
Sepanjang laga, Pelita sukses meredam permainan CLS dengan mengandalkan pertahanan rapat. Keluarya sang andalan, Dimaz Muharri, di kuarter keempat membuat tuan rumah kian kesulitan melayani permainan Pelita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PadaΒ kuarter kedua, permainan CLS Knigts mulai membaik, pola serangan yang dibangunΒ oleh Rahmad Febri Utomo dan Sandy Febriansyah membuat CLS Knigts memperkecilΒ ketertinggalan menjadi 21-25. Tapi, Pelita Jaya merespon lewat tembakan tigaΒ angka Andi Batam. Pelita Jaya terus menambah poin hingga kuarter keduaΒ kembali menjadi milik tim asuhan Rastafari Horongbala ini dengan skor 34-25.
KuarterΒ penutup menjadi kuarter paling panas. Bintang-bintang kedua tim harus kembaliΒ ke bench karena fouled out. Ponsianus βKomingβ Indrawan dari Pelita Jaya yangΒ pertama harus keluar dari lapangan, yang kemudian disusul Romy Chandra. DariΒ CLS Knights, Dimaz juga fouled out.
KesempatanΒ keluarnya dua bintang Pelita Jaya ditambah Andi Batam yang cedera dimanfaatkanΒ CLS Knights dengan cukup baik. Mereka sempat mendekatkan diri hingga hanya bedaΒ setengah bola 58-59, saat pertandingan menyisakan waktu satu setengah menit.Β Skor itu didapat lewat dua kali lay-up Agustinus Indrajaya.
Namun,Β Pelita Jaya tampaknya tak mau membuang kesempatan untuk memenangkan lagaΒ perdananya. Kesempatan itu semakin terbuka ketika Indrajaya kemudian menyusulΒ Dimaz kembali ke bench karena fouled out. CLS tak menambah poin lagi hinggaΒ game berakhir.
(roz/key)











































