Setelah musim 2009-10 usai, Heat menggebrak di bursa transfer dengan menggaet James dari Cleveland Cavaliers. Selain itu, Heat juga merekrut bintang Toronto Raptors, Chris Bosh.
Ditambah dengan dipertahankannya Dwyane Wade, kekuatan Heat memang menakutkan. Wajar bila mereka kemudian diunggulkan akan mampu berjaya di kompetisi NBA musim 2010-11.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian juga rumah judi Bet and Win. Bwin mengunggulkan tim arahan Erik Spoelstra itu dengan koefisien 7/5, lebih kecil ketimbang angka untuk Lakers yang berada di posisi 14/5.
Namun meski diperkuat pemain-pemain kelas atas, Heat masih kurang memperlihatkan kedigdayaannya selama pra musim. Heat melakoni enam uji coba dan kalah empat kali.
James yang tidak turun di semua pertandingan pemanasan Heat terlihat belum menyatu dengan rekan-rekannya. Meski secara individu selalu tampil apik, kekompakan James dengan rekan setimnya masih harus dipoles.
Sementara itu, Lakers sebagai juara bertahan tidak banyak menambah pemain baru. Tapi mereka sukses membujuk pelatih Phil Jackson untuk menunda pensiun dan tetap melatih mereka setidaknya semusim lagi.
Meski keberhasilan menahan Jackson merupakan keuntungan besar buat Lakers, tapi pemilik 16 titel NBA itu juga kurang mengilap di pra musim dengan cuma menang empat kali dari tujuh kali bermain.
Unggulan ketiga musim ini adalah Boston Celtics. Finalis tahun lalu itu masih akan tetap mengandalkan para pemain gaeknya seperti Kevin Garnett, Ray Allen, dan Jermaine O'Neal.
Kesan tua di skuad Celtics makin kuat ketika mereka menggaet center veteran berusia 38 tahun, Shaquille O'Neal. Namun Celtics sebelumnya sudah melepas Rasheed Wallace.
Di pra-musim, Celtics boleh dikata tampil impresif. Tim asuhan Doc Rivers itu cuma sekali kalah dalam delapan pertandingan.
(arp/roz)











































