Dalam laga yang berakhir Rabu (10/11/2010) siang WIB, Lakers mempecundangi tamunya dengan skor 99-94. Rekor belum pernah kalah di delapan laga ini merupakan yang ketiga kalinya dicatatkan dalam sejarah kompetisi NBA.
Rekor ini juga mengulang sukses Lakers musim 1987-88 untuk start kedua terbaik dalam sejarah klub tersebut. Kobe Bryant cs berpeluang untuk menyamai atau bahkan melampaui start terbaik pertama yang terjadi pada musim 1997-98 dimana mereka sukses melewati 11 pertandingan pertama tanpa kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertarungan ketat masih berjalan di kuarter ketiga. Namun berkat 24 poin tambahan yang berhasil diraup, Lakers memperpanjang kememimpinannya di kuarter ketiga dengan skor 82-74.
Duel kian seru di kuarter pamungkas. Timberwolves sempat merapatkan jarak menjadi 87-89 saat laga tersisa kurang dari enam menit berkat jasa Corey Brewer.
Lakers kembali menjauh lewat aksi Lamar Odom dan Kobe menjadikan kedudukan 94-87. Selanjutnya terjadi saling membalas angka dari Kevin Love dan Kobe sehingga skor 98-91 kala sisa laga tak kurang dari semenit.
Dua tembakan Michael Beasley menambah perolehan angka Minnesota menjadi 94 tetapi satu lemparan bebas Kobe cukup untuk memenangkan timnya dan membawa suka cita buat para pendukung Lakers yang memadati Staples Center.
Triple-Double James Gagal Menangkan Heat
Penampilan gemilang LeBron James tidak berbanding lurus dengan hasil yang diterima Miami Heat. James sukses mencetak triple-double dengan 39 poin, 11 rebound dan 14 assist namun gagal menyelamatkan Heat dari kekalahan 114-116 dari Utah Jazz via overtime.
Ini merupakan kekalahan ketiga Heat dari delapan partai yang sudah dilakoni. Di partai selanjutnya, Heat sudah ditunggu oleh Boston Celtics yang di pertemuan perdana musim ini sukses mengalahkan mereka 88-80.
Hasil Lain NBA, Rabu (10/11/2010):
Denver 113-144 Indiana
Cleveland 93-91 New Jersey
LA Clippers 82-101 New Orleans
New York 80-107 Miwaukee
Detroit 78-100 Portland
(rin/din)











































