IBL 2004 Pakai Aturan Baru
Rabu, 05 Mei 2004 21:31 WIB
Jakarta - Putaran pertama Liga Bola basket Indonesia atau Indonesian Basketball League (IBL) akan dimulai Minggu (9/5/2004) di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta. Berbeda dengan sebelumnya, banyak terjadi perubahan dan penambahan aturan dalam penyelenggaraan IBL tahun ini.Penambahan aturan IBL 2004 meliputi pemberian sanksi berupa denda uang kepada pemain dan ofisial tim yang melakukan provokasi atau pelanggaran berupa pemukulan. Menurut Direktur IBL Agus A. Mauro aturan ini ditujukan untuk membangun citra olahraga bola basket di Indonesia yang menjunjung tinggi sportifitas. "Aturan yang diterapkan adalah untuk menciptakan satu kompetisi yang sehat dan sportif," ujarnya di sebuah kafe di bilangan Senayan, Rabu (5/5/2004). Penerapan aturan baru ini sendiri mendapat dukungan dari sepuluh tim yang berlaga. Asisten manager Bhinneka Sritek Solo, Jeffry Lianggono, mengatakan aturan IBL tahun ini sangat ketat dimana seluruh aturan wasit adalah mutlak. "Keputusan wasit adalah mutlak, dan setelah pertandingan, rekaman pertandingan dari empat sudut akan dipelajari kembali. Jika terbukti bersalah, langsung dikenakan sanksi," ujar Jeffry. Ia mencontohkan hukuman bagi pemain yang menonjok pemain lain akan didenda 20 Juta rupiah. "Kalau terbukti menonjok, pemain didenda 20 juta," tambahnya. Seluruh tim diwajibkan untuk menyetorkan uang jaminan sebesar 100 juta rupiah. Jika terbukti ada pelanggaran, maka jaminan tersebut langsung dipotong, dan tim diwajibkan memenuhi kembali jaminannya. Selain sebagai uang jaminan, dana tersebut juga untuk mengantisipasi jika ada tim yang mengundurkan diri.Selain penambahan aturan sanksi, IBL juga merubah sistem final championship. Dua tim yang masuk final akan memainkan partai kandang dan tandang dengan sistem best-of-two. Tahun lalu, final IBL seluruhnya dilakukan di Jakarta. Tahun ini partai final rencananya akan dilangsungkan pada 22 dan 29 Agustus. IBL 2004 yang digelar selama empat bulan sampai partai puncak Agustus mendatang akan dibagi menjadi empat seri. Seri pertama berlangsung di Jakarta pada 9-16 Mei, seri kedua di Solo 29 Mei-4 Juni, seri ketiga di Bandung 11-18 Juli, dan seri keempat di Surabaya 28 Juli-17 Agustus. Disela-sela pertandingan reguler akan dilaksanakan perang bintang All Star yang kali ini akan dilaksanakan di Denpasar 26-27 Juni. Sementara kota Medan kebagian pertandingan final four pada 14-17 Agustus. (mel/)











































