Kian Panas di Ambang Seri V NBL

Kian Panas di Ambang Seri V NBL

- Sport
Jumat, 04 Feb 2011 18:11 WIB
Kian Panas di Ambang Seri V NBL
Jakarta - National Basketball League (NBL) Indonesia akan segera memasuki seri kelima di Jakarta. Persaingan kian sengit karena inilah seri penutup musim reguler.

Hall A Senayan, Jakarta, akan menjadi tempat penyelenggaraan seri kelima liga basket tertinggi di Tanah Air tersebut dari 5-13 Februari 2011.

Seri kelima ini bukan hanya akan menentukan juara musim reguler tapi juga posisi tim-tim peserta untuk masuk ke babak Championship Series (playoff) bulan Maret mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus terus diingatkan, seri kelima ini penting luar biasa. Pertama, untuk menentukan juara musim reguler. Kedua, mempertaruhkan lolos tidaknya klub ke babak Championship Series. Ketiga, kita akan mengetahui siapa bakal menghadapi siapa di babak perebutan juara nanti," kata Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda dalam rilis yang diterima detikSport.

Dengan mengusung format ala babak playoff NBA, hanya ada delapan tim yang berhak berlaga di Championship Series yang akan dihelat di DBL Arena Surabaya, 7-13 Maret mendatang. Peringkat 1 musim reguler bertemu peringkat 8, peringkat 2 bertemu peringkat 7, peringkat 3 bertemu peringkat 6, dan peringkat 4 bertemu peringkat 5.

Sistem eliminasi tunggal berlaku di babak tersebut, dengan tim pemenang berhak maju sedangkan yang kalah angkat koper. Artinya, tim pun harus benar-benar mendapatkan posisi bagus di musim reguler agar dapat "menghitung" lawan "ideal" di Championship Series.

Atas dasar itu, setiap tim harus mulai menakar kekuatan sendiri dan calon lawan, serta berusaha meraih hasil terbaik pada kesempatan terakhir, yakni di seri kelima musim reguler ini.

Dell Aspac Jakarta, misalnya, yang kini menghuni posisi empat kendati mengincar peringkat tiga agar bisa mendapat lawan yang tepat di Championship Series.

"Kami sekarang mengejar posisi ketiga. Karena itu, di Jakarta harus menang lawan CLS, lalu juga menang ketika melawan Pelita Jaya dan Satria Muda," kata head coach Aspac Tjetjep Firmansyah.

Selain itu, perebutan gelar juara musim reguler juga masih mengetengahkan persaingan panas. Untuk sementara, Pelita Jaya Esia Jakarta menjadi favorit, dengan Satria Muda Britama Jakarta dinilai sebagai rival utama.

Pada dua pertemuan sebelumnya, Pelita Jaya memang selalu mampu mengalahkan SM (Pelita Jaya unggul tie breaker), tapi SM belum mau menyerah.

"Nothing is impossible. Dengan mental tim dan personel yang tangguh, kami yakin bisa menang," ujar Faisal Julius Achmad yang merupakan point guard SM.

(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads