Sempat tertinggal sampai 24 poin, Magic menemukan kunci kemenangannya melalui tembakan-tembakan tiga angka. Mereka mengendalikan permainan dengan mencetak 18 angka berturut-turut di kuarter keempat, dan berhasil menahan Heat di detik-detik terakhir.
"Comeback yang luar biasa. Ini mungkin akan jadi salah satu pertandingan yang akan saya kenang 10 tahun dari sekarang. Saya bisa melupakan hal-hal lain kecuali kekalahan-kelahan. Tapi kemenangan yang satu ini mungkin akan saya ingat terus," tutur Stan van Gundy, pelatih Magic, seusai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kubu tuan rumah, yang unggul 63-45 di babak pertama, LeBron James dan Dwayne Wade tetap menjadi motor permainan. James mengukir 29 poin, Wade 28 angka.
Pada pertandingan lain Denver Nuggets juga berhasil mengalahkan tim tuan rumah. Mereka sukses menundukkan Utah Jazz 103-101, sekaligus meraih lima kemenangan dari enam game terakhirnya.
Aaron Afflalo tampil sebagai pahlawan Nuggets berkat donasi 19 poin, termasuk lemparan tiga angka di 11,4 detik terakhir. Ty Lawason membantu dengan 22 angka, juga Nene dan Chris Andersen yang sama-sama meraup 13 poin.
(a2s/nar)











































