Kekuatan Bertambah, CLS Yakin Juara

NBL

Kekuatan Bertambah, CLS Yakin Juara

- Sport
Sabtu, 12 Mar 2011 16:24 WIB
Kekuatan Bertambah, CLS Yakin Juara
Surabaya - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, CLS Surabaya berhasil masuk ke final kompetisi liga profesional tanah air. Kekuatan tim yang telah meningkat membuat tim asal kota pahlawan itu yakin bisa menjadi juara.

Nuvo CLS Knights menyegel tiket final usai mengatasi Pelita Jaya Esia Jakarta 68-53 dalam laga semifinal NBL yang digelar di DBL Arena, Kamis (10/3/2011). Ini adalah kali pertama CLS menembus final kasta tertinggi liga profesional tanah air.

Lawan dari Andrie Ekayana dkk adalah Satria Muda Britama yang semalam memastikan tiket laga puncak setelah menundukkan Dell Aspac Jakarta. SM merupakan langganan final sejak tahun 2004. Dari enam final yang telah dilakoni SM, hanya sekali mereka gagal jadi juara yakni di tahun 2005.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œSM tim cepat dan agresif, karakter CLS juga. Jadi ini pertemuan tim dengan karakter yang sama. yang jelas lawan punya pengalaman final dan defending championship,” ujar asisten pelatih CLS Risdianto Roeslan kepada detikSport usai latihan di DBL Arena, Sabtu (12/3/2011) siang WIB.

Pertemuan ini sekaligus ulangan dari duel final pre-season NBL yang digelar di Malang Juli 2010. Ketika itu tim ibukota yang keluar sebagai juara dengan skor cukup telak, 51-36.

β€œSaya pikir kekuatan SM sama dengan pre-season. Namun justru kami yang kekuatannya meningkat. Di pre-season, kami tak diperkuat Yayan (Andrie Ekayana) dan Febri (Utomo) karena cedera. Kini kita full team,” jelas Risdianto

Ia menegaskan bahwa target juara memang sudah diusung oleh CLS sejak awal, jadi mereka tidak keder kala harus menghadapi sang langganan final.

β€œKita dari awal sudah mengondisikan, dari awal seri kita punya tujuan juara. Tos kita saja udah 'CLS Knight champion’, β€œ jelas dia.

β€œSM juara bertahan. Kita bermain sesempurna mungkin. Di CLS knight, siapa yang bermain lebih perfect, ya yang menang. Ini udah final, setiap tim ada kekurangan. Yang bisa hadir di final adalah tim yang paling sedikit kekurangannya. Kita lakukan yang terbaik berharap lawan lakukan kesalahan lebih banyak.”

Dalam sesi latihan siang tadi, coach W. Amrin sering memberikan peringatan cukup keras kepada anak buahnya khususnya saat bertahan. CLS mewaspadai seluruh pemain SM, khususnya Faisal Ahmad.

β€œKita sudah siapkan cara khusus menjaga Faisal,” tuntas jelas Risdianto.

Cukup lama CLS menunggu menjadi finalis kasta tertinggi liga profesional tanah air. Sejak didirikan pada 1946, paling tinggi prestasi mereka adalah menembus final four. Itu mereka bukukan pada era Kobatama dulu. Mereka memang pernah ke final preseason tournament NBL, namun saat itu kekuatan para kontestan belum sekomplet seperti liga reguler seperti saat ini.

(a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads