'Meski Gagal Juara, Timnas Basket Tunjukkan Peningkatan'

Jelang SEA Games XXVI

'Meski Gagal Juara, Timnas Basket Tunjukkan Peningkatan'

- Sport
Senin, 27 Jun 2011 12:25 WIB
Jakarta - Tim nasional basket putra Indonesia memang gagal menjadi juara di kejuaraan SEABA. Namun begitu pasukan "Merah Putih" dinilai telah menunjukkan peningkatan. Dalam hal apa?

Indonesia menutup turnamen SEABA dengan menjadi runner-up usai dikalahkan Filipina dalam laga final yang berlangsung semalam.

Secara keseluruhan Indonesia kalah dua kali dan menang dua kali di turnamen yang berlangsung di Jakarta 23-26 Juni tersebut. Kekalahan seluruhnya ditelan atas Filipina (skor 54-94 di babak eliminasi dan 50-89 di final), sementara kemenangan didapat atas Singapura (skor 71-60) dan Malaysia (skor 77-47).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Puji syukur target kami lolos kualifikasi ke kejuaraan Asia di China tercapai. Memang banyak yang harus dirapiin lagi, terkait kekompakan, mental bertanding, dan fisik yang prima. Itu evaluasi secara general," kata asisten pelatih Fictor Gideon Roring saat berbincang dengan detikSport, Senin (27/6/2011) siang WIB.

Pria yang akrab disapa coach Ito tersebut mengatakan bahwa secara umum Indonesia menunjukkan peningkatan, meski dua kali kalah dari Filipina dengan margin yang hampir mencapai angka 40.

"Sulit bila dibandingkan dengan tim Filipina yang sudah dibentuk sejak tahun 2008. Tim itu targetnya lolos Olimpiade. Sementara kita baru dua bulan dibentuk. Namun kita optimistis lolos Olimpiade," sahut Fictor.

"Namun jangan lihat hasil dari Filipina juga. Melawan Malaysia dan Singapura kita sudah ada peningkatan dalam menjaga lawan, dalam menyerang. Sistem sudah berjalan. Pemain mengerti apa yang diinginkan pelatih," terangnya.

"Bisa unggul 30 poin atas Malaysia itu rekor. Selisihnya meyakinkan. Memang masih jauh dari sempurna namun at least ada peningkatan," tambah pria yang juga pembesut Satria Muda Britama itu.

Sebagai runner-up SEABA, Indonesia akan bertanding di kejuaraan Asia di China September mendatang. Fictor mengatakan bahwa sebagai agenda persiapan ada di antaranya training camp dengan mendatangkan konsultan dari Australia pada Juli mendatang, kemudian mengikuti turnamen di Makau atau Taiwan pada Agustus.

Selain itu tim akan mengadakan pemusatan latihan di Australia selama 10 hari pada Oktober mendatang guna persiapan menuju SEA Games. Agenda latihan dimulai lagi pada pekan depan.

Fictor lebih lanjut menjelaskan bahwa target Indonesia di Kejuaraan Asia adalah memperbaiki peringkat. Ada pun target utama adalah juara SEA Games 2011. "Pesaing terberat di SEA Games pasti Filipina. Namun tim Filipina yang tampil di SEAG nanti lain dengan yang di SEABA. Malaysia, Singapura, Thailand, memiliki potensi yang juga besar," jelasnya.

Menjelang kejuaraan SEABA, tiga pemain dicoret karena regulasi menetapkan bahwa setiap tim hanya boleh berisikan 12 pemain. Mereka yang terpaksa dicoret adalah Ary Chandra, Fidyan Dini, serta Dwi Haryoko

Ito mengatakan bahwa menghadapi SEA Games masih mungkin ada perombakan. "Tiga pemain itu masih bisa dipanggil lagi. Tapi juga tak tertutup kemungkinan kita panggil di luar itu. Kita tim pelatih masih belum meeting, melihat apa yang kurang. Kita ingin lihat semua secara komprehensif," tuntas Roring di ujung sambungan telepon.

(nar/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads