Akibat Lockout, NBA Terancam Kehilangan Bintang

Akibat Lockout, NBA Terancam Kehilangan Bintang

- Sport
Sabtu, 16 Jul 2011 15:01 WIB
Akibat Lockout, NBA Terancam Kehilangan Bintang
New York - NBA berpotensi kehilangan para pemain bintang mereka, menyusul adanya kebijakan lockout. Sejumlah pemain menyatakan keinginan bermain di luar negeri bila masalah tak kunjung selesai.

Lockout diberlakukan mulai hari Jumat (1/7/2011) terkait belum tercapainya kesepkatan terkait finansial. Selama periode lockout, pemain tidak akan menerima gaji, tim tidak diizinkan untuk bernegosiasi, mendatangkan, atau bertukar pemain.

Selain itu pemain tidak diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas tim untuk tujuan apapun. Tim tidak boleh menggelar atau memfasilitasi training camp musim panas, laga ekshibisi, ujicoba, latihan, sesi coaching, atau pertemuan tim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buntut dari kebijakan ini, NBA kemungkinan kehilangan para pemain bintangnya. Satu telah hengkang yakni point guard Deron Williams. Pemain New Jersey Nets ini mengaku telah mencapai kesepakatan dengan klub Turki Besiktas.

Dilansir dari Denver Post, point guart Denver Nuggets Ty Lawson juga tengah mempertimbangkan kemungkinan bermain di luar negeri karena sudah jengah menunggu kepastian kapan lockout berakhir.

"Motivasi pemain untuk pindah di antaranya ingin pengalaman yang berbeda, berusaha menjaga performa dalam bentuk terbaik, dan beberapa orang mungkin membutuhkan uang," jelasnya.

"Tapi dalam hal ini situasinya berbeda. Ini bergantung kepada kebutuhan keluarga mereka (pemain) dan hal-hal semacamnya. Namun bagi saya motivasinya tetap ingin pengalaman baru dan menjaga bentuk terbaik."

Bintang Miami Heat pun menyatakan hal serupa. "Saya tidak menolak kemungkinan itu. Pada akhirnya, kami sebagai pemain basket selalu memiliki keinginan untuk bermain. Saya tidak punya ide lain lagi ketika saya sudah sangat gatal untuk tampil," jelasnya.

Direktur eksekutif serikat pemain Billy Hunter mengatakan bahwa lockout akan memberikan dampak ekonomi bagi NBA. Ia berharap pihak pemilik klub menyadari konsekuensi akan hal ini.

"Penting bagi pemilik klub untuk memahami bahwa akan ada akibat yang singifikan menyusul keptusuan mereka yang menempatkan pemain dalam situasi ekonomi yang sulit."

"Jika owner tidak memberikan pemain kami forum untuk bisa tampil di kompetisi basket di sini, di Amerika Serikat, maka mereka berisiko kehilangan pemain-pemain terbaik dunia dan mereka (pemain) itu akan tampil di kompetisi internasional lain, yang lebih dari ingin untuk memperkerjakan mereka," ujar Hunter dikutip dari New York Times.


(nar/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads