Sampai sekarang NBA masih mengalami periode lockout akibat macetnya negosiasi collective bargaining agreement (CBA) antara pemain dengan klub dan NBA.
Akibat ketidakjelasan itu banyak pebasket mulai memikirkan niat untuk bermain di negara lain. Akan tetapi, Parker masih enggan bicara mengenai hal tersebut karena ingin fokus memperkuat Prancis di Kejuaraan Eropa 2011 yang digelar 31 Agustus - 18 September.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Agen saya bicara sedikit mengenai (bermain) di China," sahut Parker pasca membela Prancis di turnamen ujicoba pra Olimpiade 2012 kepada ESPN. "Tapi bagi saya hanya ingin fokus untuk timnas, itu yang paling penting."
"Saya tak akan membuat keputusan apapun hingga September, setelah Kejuaraan Eropa. Saya ingin melihat apakah saya sehat, jika saya cedera maka kami akan mengetahui lebih banyak apa yang sedang terjadi dengan situasi dari lockout ini."
"Jika saya bermain (di luar negeri), saya pasti akan bermain di Prancis, untuk penggemar saya, untuk fans saya dan untuk tim sama, ASVEL," tegas Parker.
ASVEL, yang terletak di kota Lyon, adalah salah satu klub basket terbesar di Liga Prancis. Parker sendiri tercatat sebagai salah satu pemiliknya dan wakil presiden dari operasi bola basket.
Parker bermain selama dua musim di Prancis untuk Paris Basket Racing sebelum masuk ke daftar draft NBA 2001 dan bergabung Spurs.
(rin/rin)











































