Di even yang diselenggarakan oleh Johor State Basketball Association of Malaysia, 3-7 Oktober tersebut, Denny Sumargo dkk akan bertanding melawan barisan internasional yang kuat. Total, delapan tim berpartisipasi di turnamen tersebut.
Yaitu tim nasional Malaysia, tim Johor State, tim nasional Hongkong, plus klub-klub asal Australia, China Fujian, Filipina, dan Taiwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak manajemen, pelatih, dan barisan pemain Garuda siap menghadapi tantangan berat tersebut. βKetika menerima tawaran untuk bermain di Johor, tentu kami sudah paham konsekuensinya. Kami sadar, kami akan kerja ekstra. Juga, usaha mati-matian karena jadwal turnamen akan cukup menguras tenaga,β ujar Gagan Rachmat, Manager Garuda dalam press release yang diterima detikSport, Jumat (26/8/2011) sore WIB.
βKami tidak akan main-main di preseason tournament nanti. Target kami minimal masuk final. Namun, kami juga tahu bahwa turnamen di Johor adalah kesempatan langka untuk menggali pengalaman. Terutama, mencuri ilmu dari tim-tim internasional dan melatih teamwork. Jadi, kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,β lanjut Gagan.
Di preseason tournament mendatang, Garuda berada satu grup dengan Satria Muda Jakarta, Aspac Jakarta, Bimasakti Malang, BSC (Citra Satria) Jakarta, juga tim baru NSH GMC Riau.
βKami senang, tahun ini ada cukup banyak turnamen internasional yang diikuti tim-tim NBL Indonesia. Di ajang Surabaya World Challenge 2011, tampil CLS Knights sebagai tuan rumah bersama Aspac Jakarta dan Muba Hangtuah IM Sumatera Selatan. Lalu, Stadium Jakarta ikut turnamen di Singapura. Dan sekarang, Garuda tampil di Johor,β kata Azrul Ananda, commissioner NBL Indonesia dalam .
βKami berterima kasih kepada klub-klub yang dengan semangat memenuhi undangan-undangan yang diterima NBL Indonesia. Sebenarnya ada beberapa lagi undangan, tapi kami dan tim-tim lain tak bisa memenuhi karena jadwal Lebaran dan lain-lain,β tambah Azrul.
(nar/rin)











































