Keputusan James untuk hengkang ke Heat musim lalu sempat menyulut kontroversi di kalangan pendukung Cavaliers. Ia mengumumkan kepindahannya itu di televisi nasional dan dicap sebagai pengkhianat oleh pendukung mantan klubnya itu.
Meski banyak kritikan datang padanya, penampilan peraih predikat Most Valuable Player itu di musim pertamanya bersama Heat terhitung cukup baik. Ia mencetak rata-rata 26,7 poin, atau terbanyak kedua di bawah Kevin Durant (Oklahoma City Thunder) yang mendulang 27,7 poin per game.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mampu membawa timnya ke babak final, James merasa penampilannya belum maksimal karena ia tak merasa menjadi diri sendiri. Kini, setelah menjalani masa transisi selama satu musim, pria 26 tahun ini menyatakan kesiapannya menjalani kompetisi NBA musim 2011/2012 sebagai dirinya sendiri.
"Itu adalah musim yang sulit untuk diriku. Jika aku melihat pada angka musim lalu, aku bermain cukup baik, tapi aku tidak jadi diriku sendiri," ucapnya seperti dikutip oleh Reuters.
"Itu adalah masa transisi yang berat -- datang ke mari, melalui apa yang aku lalui, itu adalah hal yang berbeda. Tapi aku akan belajar dari itu dan sekarang aku kembali menjadi diriku sendiri."
James menilai Heat adalah tempat yang tepat baginya sekarang. Ia tak lagi memikirkan kritik yang dialamatkan padanya.
"Aku ada di tempat yang baik sekarang, tidak terlalu banyak hal yang menggangguku," tutupnya.
(a2s/din)











































