"Setiap tim di NBL punya peluang juara. Kita tidak mau sesumbar. Kita akan fokus di setiap game saja. Kita anggap semua game adalah Championship," ujar guard Faisal J. Ahmad dalam jumpa pers di FX, Jakarta, Jumat (30/3) sore WIB.
SM saat ini masih relatif tampil stabil meskipun tak lagi dilatih Fictor G Roring yang kini menjadi Excecutive Director. Ditangani eks asisten pelatih, Oky Tamtelahitu, SM yang bermaterikan pemain muda dan senior ada di posisi kedua klasemen dengan 50 poin dari 27 laganya, selisih dua angka dengan pemuncak Dell Aspac Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pertandingan besok kami akan bermain dengan sistem Satria Muda seperti biasanya. Kami akan selalu mencoba meraih kemenangan di setiap laganya," tutur Faisal lagi.
Meski begitu ia seperti menyiratkan titel musim reguler bukanlah tujuan utama SM. Guard 31 tahun itu lebih menginginkan titel juara Championship, yang artinya meneruskan trofi-trofi juara yang sudah direbut dalam enam musim terakhir sejak tahun 2007.
"Siapapun bisa jadi pemenang (juara --red) di musim reguler ini. Untuk menjadi juara di Championship dibutuhkan mental yang kuat untuk memenangi," tegas Faisal.
(mrp/a2s)
