Bermain di GOR UNY, Yogyakarta, Senin (23/4/2012) malam WIB, Aspac mengusung misi membalas kekalahan saat pertemuan terakhir di seri keenam. Pasalnya, tim besutan Tjetjep Firmansyah itu kalah 44-66 saat terakhir kali bertemu Pelita Jaya.
Kedua tim bertarung ketat di kuarter pertama pertandingan. Aspac unggul tipis 15-14.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guard Aspac, Xaverius Prawiro, tampil sebagai top performer dengan 16 poin dan tiga rebound yang dia cetak. Dari 16 poin yang dia dikumpulkan, sembilan diantaranya dicetak melalui tembakan tiga angka.
Pelatih Pelita Jaya, Rastafari Horongbala, menyatakan ada dua sebab yang membuat timnya kalah.
βKami bermain terlalu individualistis dan banyak melakukan turnover,β ujar Rastafari seusai pertandingan.
Sementara pelatih Aspac, Tjetjep, memuji Isman Thoyib yang menjadi tembok kokoh saat timnya bertahan.
βDefense anak-anak bagus. Thoyib bisa membangun defense dengan baik dan jarang di-steal saat melakukan rebound,β jelasnya.
Dengan hasil ini, Aspac memastikan diri menjadi tim pertama yang lolos ke babak empat besar. Sementara bagi Pelita Jaya masih harus bertanding melawan Stadium Jakarta, Selasa (24/4) besok untuk merebut tiket semifinal.
(mfi/mfi)











































