Di awal pertandingan yang digelar di GOR UNY, Yogyakarta, Kamis (26/4/2012) malam WIB, Satria Muda sebenarnya sempat kesulitan menembus pertahanan Garuda di kuarter pertama. Tim besuta Octavarrio Tamtelahitu tersebut bahkan tertinggal 16-20 di sepuluh menit pertama pertandingan.
Akan tetapi, Satria Muda yang juga juara bertahan NBL kemudian berhasil menunjukkan kematangan mentalnya di sisa pertandingan. Achmad Faisal dkk. berhasil menambah 45 angka dan tampil bagus saat melakukan defence sehingga cuma kemasukan 25 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui usai pertandingan, Octavarrio selaku pelatih Satria Muda melontarkan pujian terhadap performa para pemainnya saat menghadapi Garuda.
"Anak-anak main fight terutama dalam perebutan posisi. Performa tim ini hampir seperti yang saya inginkan," jelasnya singkat.
Sementara di kubu Garuda, asisten pelatih Antonius F. Rinaldo menyatakan ketidakpuasannya terhadap kinerja wasit yang memimpin pertandingan.
"Wasit seharusnya bertugas menjaga pertandingan, bukan menciptakan situasi yang membuat tim yang bertanding bingung. Beberapa kali technical foul yang berujung free throw merugikan tim saya," kritiknya.
Dengan hasil tersebut Satria Muda memastikan diri ke babak puncak NBL musim ini. Mereka akan berhadapan dengan pemenang laga antara Pelita Jaya Esia dan Dell Aspac yang dilangsungkan Jumat (27/4) besok.
Sementara bagi Garuda, hasil ini membuat tim asal kota kembang itu harus puas hanya akan memperebutkan posisi ketiga.
(krs/din)











































