Satria Muda Britama Juara

Final IBL 2004

Satria Muda Britama Juara

- Sport
Senin, 30 Agu 2004 00:20 WIB
Jakarta - Satria Muda (SM) Britama Jakarta akhirnya tampil sebagai juara Liga Bola Basket Indonesia (IBL) setelah mengalahkan tim sekota Hewlett Packard Aspac dengan skor akhir 2-0.Pekan lalu di Britama Arena, Sport Mall Kepala Gading, SM menang 60-42. Di pertandingan kedua di Hall Basket Istora Senayan, Minggu (29/8/2004), mereka kembali memetik kemenangan dengan skor 67-59. Selain merengkuh titel pertamanya sejak tahun 1999 (Kobatama), SM juga mengakhiri dominasi Aspac yang dalam empat tahun terakhir tidak pernah kehilangan tropi juaranya. Bermain di hadapan 3000 penonton, dua tim berhasil menampilkan tontonan yang seru. Di kuarter pertama Aspac, yang bertindak sebagai tuan rumah, cenderung mengendalikan permainan berkat defence ketat yang digalang oleh Riko Hantono dan kawan-kawan. SM dibuatnya hanya mengandalkan lemparan-lemparan jauh.Setelah SM menuai angka pertama melalui Amin Prihantono, mereka lantas terkunci di angka 7. Sementara itu Aspac dapat menambah angka melalui Mario Wuysang dan Antonius Joko. Namun perlahan-lahan SM bisa keluar dari tekanan Aspac dan berhasil melesakkan beberapa lemparan tiga angka. Kuarter ini berakhir 20-16 buat Aspac.Di kuarter kedua defence Aspac agak kendur dan SM bisa memotong defisit angkanya dan menyamakan kedudukan 22-22. Namun sejak itu Aspac berhasil lagi menguasai permainan. Three point shot Wuysang dan Andi Poejakesuma membantu tim tuan rumah menutup babak pertama di angka 38-33.Aspac melanjutkan keperkasaannya hingga akhir kuarter ketiga. Namun di kuarter keempat SM bangkit dan melakukan lemparan-lemparan tiga angka yang akurat. Prosentase three point shot mereka naik menjadi 39%.Selain itu SM juga berhasil menampilkan defence yang baik dan membuat frustasi para pemain Aspac. Di kuarter ini Aspac hanya diberi kesempatan menambah tujuh poin, sedangkan SM terus melejit dari 44 menjadi 67, dan menang.Menurut pelatih kepala SM Fictor Roring, pihaknya tidak menyangka bisa mengalahkan Aspac, terutama karena di babak reguler mereka lebih sering kalah dengan skor cukup telak pula. Namun baginya tidak ada yang tidak mungkin.β€œSekarang kami bisa menghentikan dominasi Aspac. Kalau bisa ke depan dominasi itu juga bisa diruntuhkan,” ujar Fictor kepada wartawan.Lolik pemain terbaikPada istirahat babak pertama panitia mengumumkan nama-nama peraih penghargaan musim ini. Terpilih sebagai pemain terbaik alias Most valuable Player (MVP) adalah I Made β€œLolik” Sudiadnyana dari klub Bhinneka Sritex Solo. Adapun MVP final jatuh ke tangan Wahyu Widayat Jati dari Satria Muda.Terpilih sebagai anggota all defensive team adalah Riko Hantono (Aspac), Roni Setiawan (CLS Good Day), Tjokorda (Citra Satria), Lolik, dan Deni Sartika (Bima Sakti). Tim fair play adalah Avian Bima Sakti, sementara wasit reguler terbaik jatuh kepada Edi Suprayitno asal jawa Timur. (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads