Di GOR Bimasakti, Malang, Rabu (20/2/2013), Stadium awalnya tampil kurang meyakinkan di dua kuarter awal. Di kuarter pertama, Indra Budianto, Daniel Iskandar, dan Evin Hadi masing-masing mampu mencetak empat angka. Namun, akurasi mereka amat rendah, dengan rata-rata field goals 25 persen.
Perkara akurasi masih menjadi masalah Stadium di kuarter dua. Namun, permainan kolektif Stadium menutupi masalah itu untuk memimpin 32-25 di paruh pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter terakhir, para penggawa Stadium cuma bisa menambah 10 poin saja. Tetapi kemenangan tetap jadi milik Satya Wacana karena cuma bisa menambah 14 angka di kuarter ini.
Dalam partai ini, Indra Budianto tampil oke di kubu Stadium dengan double-double, 13 poin, 10 rebound. Sementara di kubu Satya Wacana, Firman Nugroho bermain apik dan mengemas double-double dengan 17 poin dan 14 rebound.
Kendatipun menang, Asisten Pelatih Stadium Yoesron Fadlilah menegaskan masih ada yang perlu dibenahi oleh timnya. "Masalah utama kami terletak pada konsistensi permainan. Kami akan lebih fokus pada pertandingan yang tersisa di seri ini," katanya dalam rilis yang diterima detikSport.
Di pertandingan sebelumnya, Satria Muda BritAma Jakarta berhasil menundukkan NSH GMC Riau dengan 92-68. Kemenangan juga diraih Hangtuah Sumsel IM dengan 81-77 atas Bimasakti Nikko Steel Malang.
(krs/din)











































