Liga bola basket Indonesia (NBL) 2012-13 kini telah sudah memasuki fase puncaknya. Delapan tim terbaik dari musim reguler akan saling bertarung di championship series demi memperebutkan titel juara.
Kedelapan tim tersebut adalah Aspac (1), Pelita Jaya (2), Satria Muda (3), CLS Knight (4), Garuda Kukar (5), Stadium Jakarta (6), Hangtuah Sumsel (7) dan Bimasakti (8).
Sang juara bertahan, Satria Muda menghadapi ujian yang berat seiring dengan laju kurang mulus di musim reguler. Tim besutan Octaviarro Romely Tamtelahitu tersebut mengalami penurunan dari tahun lalu dengan finis ketiga di bawah Aspac dan Pelita Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Aspac akan berupaya merebut gelar juara di tangan SM setelah secara telak kalah 42-59 di babak final musim lalu. Kekecewaan itu pun ditebus dengan gemilang oleh Aspac dan sukses finis teratas di musim reguler.
Pada pertandingan pembuka championship series, Xaverius Prawiro dkk. akan menghadapi tim unggulan terbawah, Bimasakti. Rekor pertemuan semusim lalu, Aspac unggul 2-1 namun di laga terakhir justru kalah jauh dari tim yang bermarkas di Malang, Jawa Timur itu.
Tim favorit lainnya, Pelita Jaya akan mengawali kiprahnya dengan melawan Hangtuah Sumsel. Pelita layak percaya diri setelah menyapu bersih tiga pertemuannya dengan tim lawan di musim reguler.
NBL Championship series musim ini akan digelar di tempat yang sama seperti tahun lalu. Bertempat di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan dimulai 18 sampai Mei 2013. Kedelapan peserta akan langsung bertanding di hari pertama.
Format kompetisi masih menggunakan double elimination system di mana seluruh setiap kontestannya harus kalah dua kali sebelum dinyatakan gugur. Dengan sistem ini, apabila satu tim kalah di laga pertamanya, maka tim itu masih punya kesempatan lanjutan untuk terus lolos ke babak final.
Untuk memeriahkan sekaligus menyukseskan acara, PT DBL Indonesia selaku pengelola liga, siap memberikan yang pelayanan dan fasiltas terbaik bagi seluruh pecinta basket terutama yang ada di Yogyakarta.
"Tim basketball operation akan all out menyiapkan segala persiapan dari lapangan sampai entertaintment," ucap general manager DBL Masany Audri Gultom dalam konferensi pers di Yogyakarta, Jumat (17/5) siang.
"Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk memberikan yang terbaik. Kita juga akan memberikan entertainment yang jauh lebih spektakuler dari tahun lalu untuk penikmat basket khususnya di Jogjakarta.
(rin/cas)











































