Bertempat di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Senin (15/7/2013) malam WIB, Indonesia dibuat kewalahan dengan Filipina yang mempunyai banyak pemain dengan postur yang tinggi.
Walhasil, tim lawan pun mampu menguasai jalannya permainan. Mereka mengawali pertandingan dengan kencang dan meninggalkan Indonesia dalam kedudukan 24-13 di kuarter pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan keunggulan besar itu, Filipina tampil semakin nyaman dan percaya diri. Sebanyak 14 poin diperoleh berbanding 12 milik Indonesia. Skor kini 65-41 di akhir kuarter ketiga.
Filipina tidak mengendurkan permainannya sampai akhir. Di kuarter empat, mereka menambah perolehan angkanya sebanyak 22 poin berbanding 11 angka yang didapat Indonesia.
"Dengan tidak adanya big man yang benar-benar pemain dengan postur tubuh yang tinggi itu jadi kelemahan kita. pemain big man kita masih tanggung dibanding lawan," kata pelatih Indonesia Supri Sugianto.
Pada hari Selasa (16/7), Indonesia tidak punya jadwal bertanding. Hari istirahat ini akan benar-benar dimanfaatkan untuk mengevaluasi tim secara keseluruhan sebelum melakoni dua laga sisa melawan Malaysia dan Thailand.
"Kita masih punya dua game lagi yakni lawan Malaysia dan Thailand. Peluangnya masih fifty-fifty dan kami optimis bisa lolos tiga besar," tambah Supri.
Malaysia Tundukkan Singapura
Malaysia masih terus membuka kansnya lolos ke tiga besar setelah mengalahkan Singapura di laga keduanya dengan skor akhir yang telak 90-57.
Di pertandingan berikutnya Malaysia akan berhadapan dengan Indonesia pada Rabu (17/7). Pelatih Yong Kian Ann cukup optimistis dengan kans Malaysia untuk memenangi pertandingan.
"Kemenangan melawan Singapura masih membuka peluang untuk lolos tiga besar. Satu kali kalah melawan Thailand dan hari menang lawan Singapura. Masih ada dua game lagi lawan Indonesia dan philipina. Melawan Filipina agak berat karena tim kuat dan terbaik. Sedang lawan Indonesia masih 50:50," tutur dia.
(rin/din)











































