Center berusia 27 tahun ini cuma semusim saja bersama Lakers sebelum hengkang ke Houston Rocketrs. Di Los Angeles, Howard yang diharapkan menambah kekuatan Lakers justru tampil mengecewakan.
Howard tidak bisa padu dengan rekan-rekan setimnya dan juga pelatih Mike D'Antoni. Walhasil, Howard pun tidak jarang mendapat kritik pedas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersama Howard, Lakers susah payah masuk ke zona playoff Wilayah Barat. Setelah lolos pun, Lakers cuma sampai babak pertama setelah dilibas San Antonio Spurs tanpa perlawanan alias 0-4.
"Apakah sulit bermain dengan Kobe? Ya, dulu sangat sulit," ungkap mantan pemain Orlando Magic itu yang dikutip dari Fox Sports.
"Aku dan Kobe, kami beberapa kali berdebat. Semua orang tahu Kobe ingin mencetak angka dan ada beberapa waktu kami berebut mendapatkan bola. Dan itu terjadi dalam sebuah tim."
"Tapi bermain dengan Kobe tidak mempengaruhi keputusanku bergabung dengan Houston. Aku cuma merasa Houston menawarkan situasi yang lebih baik untukku dan karierku."
Rumor keretakan hubungan antara Howard dan Bryant semakin kentara. Kobe diketahui kini tidak lagi memfollow mantan rekannya itu di Twitter.
(rin/roz)











































