LeBron memimpin coaching clinic di Mall of Asia Arena, Manila, Selasa (23/7/2013). Acara ini adalah salah satu rangkaian kegiatannya dalam kunjungan ke Manila. Memenuhi undangan Nike, detikSport berkesempatan mengikuti serangkaian acara yang bertemakan WITNESS HISTORY itu.
Coaching clinic yang dipimpin oleh 'The Choosen 1' diikuti oleh pelajar, pemain level universitas pilihan, dan para pemain klub basket lokal Smart Gilas. Acara ini disaksikan oleh ribuan penggemar LeBron James.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya LeBron James hanya menjadi pelatih Team LeBron. Namun rupanya dia ingin ikut bermain dan menghibur para penggemarnya.
Mengenakan jersey warna merah yang bertuliskan Witness di bagian dada, LeBron masuk ke lapangan saat Team Lebron ketinggalan 4-10. Belum lama berada di lapangan, Small Forward Miami Heat itu dengan cepat mencetak enam angka melalui dua tembakan tiga angka.
Namun rupanya aksi LeBron tak membuat para pemain Smart Gilas ciut. Mereka memberikan perlawanan dan tetap memimpin sepanjang pertandingan.
LeBron menyuguhkan aksi-aksi menarik selama pertandingan. Dia juga menjadi pencetak angka terbanyak di Team LeBron. Dalam salah satu aksinya mencetak angka, LeBron memamerkan kemampuan dunk dan bergelantungan di ring.
Pertandingan ini diakhiri dengan kemenangan Smart Gilas. Tembakan dua angka LeBron di detik-detik akhir pertandingan hanya mengenai ring dan membuat skor tetap 29-27 untuk kemenangan Smart Gilas.
Meski demikian, sambutan meriah tetap diberikan oleh ribuan penggemar yang memadati Mall of Asia Arena. 'MVP, MVP, MVP.. LBJ, LBJ, LBJ," tak henti-hentinya diteriakkan para fans untuk pebasket berusia 28 tahun itu.
"Alasan mengapa dua tembakan terakhir ku meleset adalah karena jersey yang kekecilan, maafkan aku," seloroh LeBron yang disambut tawa para penggemar di akhir acara.
(trq/din)











































