Gong NBA 2004/2005 Ditabuh!
Rabu, 03 Nov 2004 09:00 WIB
Jakarta - Liga bola basket paling bergengsi NBA, musim 2004/2005 dimulai hari ini. Musim lalu "Tim Bintang" Los Angeles Lakers kalah dari "Tim Kolektif" Detroit Pistons. Bagaimana kali ini?Nama besar Lakers ternyata masih memiliki tempat yang terhormat di NBA. Setidaknya itu terlihat dari peringkat harga penjualan tiket yang menempatkan pertandingan Lakers di urutan pertama dengan US$77,36 (Rp 700 ribu). Harga ini jauh di atas rata-rata harga tiket yang sebesar US$45,28.Namun benarkah Lakers masih menjadi kekuatan sentral di NBA? "Trisula" Lakers sudah terpecah. Shaquille LO'Neal pindah ke Miami Heats. Tanpa Phil Jackson, praktis kini tinggal Kobe Bryant yang menjadi andalan Lakers."Satu tim yang tidak memiliki Shaq bukanlah tim yang hebat. Saya tidak peduli dengan siapa yang masih tersisa," demikian ungkapan pelatih San Antonio Spurs, Gregg Popovich, seperti dilansir AP, Selasa (2/11/2004).Mungkin pernyataan Popovich itu ada benarnya. Tetapi bukankah musim lalu dengan bantuan O'Neil Lakers kalah dari Pistons? Aoalagi kini kekuatan Pistons masih tetap sebaik musim lalu. Bahkan di bangku cadangannya kini ada anggota tim olimpiade Argentina, Carlos Delfino, ditambah Antonio McDyess dan Derrick Coleman.Musim lalu Pistons menampilkan permainan menawan yang membuat mimpi pendukungnya menjadi kenyataan. Chauncey Billups menjadi play maker yang efektif, didukung shooter Richard Hamilton dan Ben Wallace. Strategi merotasi pemain yang diterapkan Pistons musim lalu telah mematahkan taktik lama yang hanya mengandalkan satu atau dua pemain bintang.Namun bukan berarti taktik lama akan ditinggalkan. Hingga saat ini masih banyak tim yang menganggap sukses Pistons hanyalah fluktuasi dan bukan awal dari transisi di NBA. Contohnya yaitu Houston Rockets yang mengirimkan tiga pemainnya Steve Francis, Cuttino Mobley dan Kelvin Cato untuk mendapatkan "Si Jago Tembak" Tracy McGrady. (lom/)











































