Berstatus juara bertahan, Aspac Jakarta tak memasang target tinggi di musim baru National Basketball League (NBL). Mempertahankan gelar diyakini akan sulit karena persaingan makin sengit.
Seri pertama NBL musim ini akan digelar di Malang, Jawa Timur pada 16-24 November mendatang. Untuk pertandingan-pertandingan tersebut Aspac dipastikan kehilangan empat pemain utamanya.
Xaverius Prawiro dan Andakara Prastawa Dhyaksa dipastikan absen karena harus menjalani program persiapan jelang SEA Games 2013. Sementara Pringgo Regowo dan Sigit masih dibekap cedera. Dengan kondisi tersebut, Aspac tak mau memasang target tinggi, yang pertama mereka hanya ingin fokus masuk delapan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu suntikan tenaga untuk Aspac bertarung di musim ini adalah kembalinya M. Isman Thoyib. Sempat menyatakan pensiun, Isman dipastikan masuk dalam skuat Aspac di musim ini.
Menurut Fari, kehadiran Thoyib dianggap menguntungkaan Aspac, meski sang pemain tetap butuh waktu untuk bisa menyatu terkait kebutuhan adaptasi.
"Dia baru bergabung, mungkin nanti akan secara bertahap adapatasinya. ya mudah-mudahan di seri kedua nanti kondisi tim berangsur baik," lanjut Fari.
Masih di kesempatan yang sama, manajer Irawan Haryono menyebut Aspac dihadapkan pada tantangan besar jika ingin mempertahankan gelar juara. Apalagi peta persaingan juga diyakininya bakal makin sengit.
"Target sih tetap ingin mempertahankan gelar juara. Tapi tak bisa dipungkiri juga, tim-tim lain juga mempersiapkan diri dengan cukup baik, mereka juga menambah pemain-pemain baru. Makanya ini tantangan buat Aspac juga," katanya.
"Lebih ketat persaingannya, siapa yang masuk enam besar atau semifinal itu sudah susah ditebak. Karena ada Satria Muda Britama Jakarta, Garuda, CLS Knights Surabaya yang pakai pelatih baru. Tapi kitaa tetap akan berusaha," simpulnya.
(mcy/din)











































