Aspac Jakarta Tak Pasang Target Tinggi

Aspac Jakarta Tak Pasang Target Tinggi

Mercy Raya - Sport
Selasa, 12 Nov 2013 19:28 WIB
Aspac Jakarta Tak Pasang Target Tinggi
detikSport/Mercy Raya
Jakarta -

Berstatus juara bertahan, Aspac Jakarta tak memasang target tinggi di musim baru National Basketball League (NBL). Mempertahankan gelar diyakini akan sulit karena persaingan makin sengit.

Seri pertama NBL musim ini akan digelar di Malang, Jawa Timur pada 16-24 November mendatang. Untuk pertandingan-pertandingan tersebut Aspac dipastikan kehilangan empat pemain utamanya.

Xaverius Prawiro dan Andakara Prastawa Dhyaksa dipastikan absen karena harus menjalani program persiapan jelang SEA Games 2013. Sementara Pringgo Regowo dan Sigit masih dibekap cedera. Dengan kondisi tersebut, Aspac tak mau memasang target tinggi, yang pertama mereka hanya ingin fokus masuk delapan besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, kalau saya inginnya menargetkan bertahap. Kami tak lagi mengincar menjadi yang terbaik di kompetisi reguler. Target kami adalah masuk ke delapan besar. Setelah masuk delapan besar, baru kami fokus ke grand final, ya intinya sesuai dengan situasi yang berkembang nanti," kata pelatih Aspac, Rastafari Horongbala, dalam jumpa pers di Kafe Batavia, Kota, Selasa (12/11/2013).

Satu suntikan tenaga untuk Aspac bertarung di musim ini adalah kembalinya M. Isman Thoyib. Sempat menyatakan pensiun, Isman dipastikan masuk dalam skuat Aspac di musim ini.

Menurut Fari, kehadiran Thoyib dianggap menguntungkaan Aspac, meski sang pemain tetap butuh waktu untuk bisa menyatu terkait kebutuhan adaptasi.

"Dia baru bergabung, mungkin nanti akan secara bertahap adapatasinya. ya mudah-mudahan di seri kedua nanti kondisi tim berangsur baik," lanjut Fari.

Masih di kesempatan yang sama, manajer Irawan Haryono menyebut Aspac dihadapkan pada tantangan besar jika ingin mempertahankan gelar juara. Apalagi peta persaingan juga diyakininya bakal makin sengit.

"Target sih tetap ingin mempertahankan gelar juara. Tapi tak bisa dipungkiri juga, tim-tim lain juga mempersiapkan diri dengan cukup baik, mereka juga menambah pemain-pemain baru. Makanya ini tantangan buat Aspac juga," katanya.

"Lebih ketat persaingannya, siapa yang masuk enam besar atau semifinal itu sudah susah ditebak. Karena ada Satria Muda Britama Jakarta, Garuda, CLS Knights Surabaya yang pakai pelatih baru. Tapi kitaa tetap akan berusaha," simpulnya.

(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads