Piston vs Pacers Berakhir Rusuh

Kompetisi NBA

Piston vs Pacers Berakhir Rusuh

- Sport
Sabtu, 20 Nov 2004 23:24 WIB
Jakarta - Pertandingan Detrit Pistons dan Indiana Pacers dalam lanjutan kompetisi NBA, Sabtu (20/11/2004) berakhir rusuh, setelah pemain Pacers serta pendukung Pistons saling pukul.Dua pemain Pacers, Ron Artest dan Stephen Jackson merupakan pelaku utama kerusuhan tersebut. Keduanya berlari ke arah kerumunan penonton, dan kemudian melepaskan pukulan yang kemudian mendapat balasan.Hal ini bermula dari pelanggaran yang dilakukan Artest terhadap pemain Pistons, Ben Wallace. Keduanya pun kemudian terlibat dorong mendorong dan jual beli pukulan. Kondisi ini kemudian berhasil diredam oleh wasit serta ofisial kedua tim.Namun saat menenangkan diri, tiba-tiba sebuah cangkir berisi air minum mendarat di kepala Artest. Karena melihat sumber datangnya dari arah penonton, Artest langsung ke bangku penonton dan terjadilah saling pukul.Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan Pacers dengan 97-82. Namun wasit menghentikan pertandingan lebih cepat 45,9 detik dari waktu normalnya setelah seorang penonton pria mulai melemparkan benda ke dalam lapangan.Saat pemain Pacers akan meninggalkan lapangan menuju ruang ganti, penonton kembali melampiaskan kemarahannya. Kursi, bir, es dan popcorn dilemparkan ke pemain Pacers. Bahkan petugas yang mengawalpun ikut terkena lemparan.Peristiwa kerusuhan ini merupakan hal yang paling memalukan dalam sejarah NBA. Untuk memperoleh informasi yang lengkap, polisi telah meminta keterangan dari saksi mata di sekitar lokasi kejadian, serta video rekaman pertandingan."Kami akan mengumpulkannya dan menyerahkan ke Oakland County Prosecutors (kantor kejaksaan Oakland-red). Mereka akan memutuskan apakah akan membuat dakwaan," ujar Ketua Deputy Auburn Hills, Jim Mynsberge, seperti dilansir AP, Sabtu (20/11/2004).Satu dari enam orang yang mengalami cedera terpaksa di bawa ke rumah sakit dengan ambulan untuk mendapatkan perawatan. "Namn saat ini kami tidak menemukan adanya cedera yang sangat serius," jelas Mynsberge. (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads