Pada laga yang digelar di GOR Bimasakti, Malang, Selasa (19/11/2013), Satria Muda dipaksa bekerja keras untuk meraih kemenangan. Tertinggal di dua kuarter awal, tim asuhan Cokorda Raka Satria Wibawa ini mampu membalikkan kedudukan di dua kuarter akhir.
Kendati membuka skor lewat Vamiga Michel, Satria Muda tertinggal 18-16 di kuarter pertama menyusul permainan apik pemain Satya Wacana, Yo Sua. Demikian juga di kuarter kedua, di mana Satya Wacana masih mempertahankan keunggulan dengan 35-33.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter terakhir pertandingan berjalan makin sengit. Offensive rebound dari Yoppi Giay membawa Satya Wacana menipiskan kedudukan jadi 66-68. Namun di sisa dua menit terakhir, Satria Muda mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga buzzer dibunyikan.
Di arena yang sama, Garuda meneruskan hasil positif dari laga pertamanya dengan mengalahkan tuan rumah Bimasakti. Tim peringkat tiga musim lalu itu sempat kesulitan di awal laga dan tertinggal di kuarter pertama dari Bimasakti dengan 15-20.
Namun Garuda langsung bangkit di kuarter kedua dan menutup babak pertama unggul satu bola, 32-30.
Selepas half-time, Garuda makin menjauh dengan skor 54-36 di kuarter tiga. Pola penyerangan 2-3 yang dipasang pelatih A.F Rinaldo berjalan dengan baik dan tak terkejar di kuarter keempat, hingga menutup laga dengan kemenangan 77-50.
Dramatis, Hangtuah Taklukkan CLS
Di lokasi yang sama, kejutan terjadi kala Hangtuah Sumsel IM menaklukkan CLS Knights Surabaya dengan skor 64-61. Kemenangan ini harus ditentukan lewat overtime setelah kedua tim sama kuat di akhir kuarter empat dengan skor 56-56.
Laga berjalan sengit sejak kuarter pertama di mana Hangtuah mampu tampil efektif dan unggul atas CLS 10-9. Hangtuah mampu sedikit menjauh di kuarter kedua dengan kedudukan 28-25.
Laga semakin sengit selepas half-time dengan kedua tim saling kejar-mengejar poin, dan kuarter ketiga ditutup dengan skor imbang 38-38.
Hangtuah nyaris mengakhiri laga dengan kekalahan setelah tertinggal 54-56 di satu detik terakhir, namun tembakan dua angka kapten Ary Sapto menyelamatkan laga untuk mereka.
Di masa overtime, CLS tampil cepat namun kurang akurat dalam melepas tembakan. Bahkan saat tertinggal 60-62 dan laga hanya tersisa tujuh detik, CLS gagal memanfaatkan dua free-throw. Justru Hangtuah yang mampu menambah dua angka dan menutup pertandingan dengan kemenangan 64-61.
(raw/roz)











































