Pasca Rusuh Pistons-Pacers
Tidak Ada Dakwaan yang Diajukan
Selasa, 23 Nov 2004 18:37 WIB
Jakarta - Setelah melakukan penyelidikan atas sembilan orang yang terluka di kerusuhan pertandingan NBA antara Detroit Pistons dan Indiana Pacers, jaksa wilayah memutuskan tak ada dakwaan yang diajukan.Usai menindaklanjuti hasil rekaman dan mewawancarai beberapa saksi mata, jaksa wilayah Oakland David Gorcyca tidak mengajukan dakwaan kepada pelaku baku hantam, Sabtu (20/11) lalu. Menurut Gorcyca, jikapun ada dakwaan, maka yang dikenai adalah salah satu pelaku yang belum teridentifikasi karena melempar kursi ke arah kerumunan penonton, yang berarti membahayakan keselamatan publik. Jika memang dakwaan diajukan maka kemungkinan mereka dituduh melakukan penyerangan dan kelakuan tidak menyenangkan dengan hukuman tiga bulan penjara. Itupun bisa saja ditujukan untuk pemain Pacers Ron Artest yang menjadi pelaku utama kerusuhan itu.Kalaupun Artest memberi pengakuan membela diri karena dilempar gelas air, Gorcyca berkata:"Jika ada orang yang melempari air ke arahmu, bukan berarti itu lampu hijau untuk memukul mereka."Pelaku pelempar gelas air sendiri sudah diketahui identitasnya, pria itu bernama John Green dari West Bloomfield Township. Namun Green membantah melakukan aksi pelemparan itu."Mestinya kerusuhan itu tidak terjadi. Saya yakin semua pemain NBA yang terlibat juga tidak ingin itu terjadi, para fans juga. Tapi saya tahu saya tidak melakukannya," tutur Green, dikutip AP, Selasa (23/11/2004). Pimpinan eksekutif Pistons Tom Wilsen menjelaskan kalau Green adalah pemegang tiket musiman dan akan dilarang masuk ke dalam The Palace.Minggu (21/11) lalu NBA memutuskan menghukum Artest hingga akhir musim, tidak ketinggalan Stephen Jackson terkena saksi 30 pertandingan dan Jermaine O'Neal untuk 25 pertandingan. Sedangkan di kubu Pistons, Ben Wallace dijatuhi sanksi 6 pertandingan dan Anthony Johnson mendapat hukuman 5 gim.Sementara empat pemain lain, Reggie Miller (Pacers) dan dari Pistons Chauncey Billups, Elden Campbell dan Derrick Coleman masing-masing menerima saksi satu kali pertandingan. (erk/)











































