Di NBL musim lalu, Aspac tampil sebagai juara. Dalam pertandingan grand final melawan Pelita Jaya, tim arahan Rastafari Horongbala itu menang dengan skor 63-50.
Menghadapi championship series musim ini, Aspac bertekad untuk mempertahankan titel juara. Hasil di musim reguler, di mana mereka hanya finis di peringkat kedua di bawah Satria Muda, tak membuat Aspac gentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tetap optimistis, persiapan kami sudah cukup lama dan tidak main-main. Setelah seri terakhir di Surabaya, kami ke Batam untuk melakukan pertandingan persahabatan. Saya pikir peluang kami tetap cukup besar," imbuh MVP NBL musim lalu itu.
Di musim reguler, Aspac selalu kalah dalam tiga kali pertemuannya dengan Satria Muda. Jika di championship series Aspac kembali bertemu dengan tim arahan Cokorda Raka 'Wiwin' Satrya Wibawa itu, Pringgo memastikan kekalahan itu tak akan terulang lagi.
"Kami melakukan evaluasi dari kekalahan-kekalahan kemarin, kesalahannya apa saja. Kami jamin itu tidak akan terulang lagi kalau misal kami kembali bertemu," lugasnya.
(nds/din)











































