Musim 2013/2014 menjadi musim ketiga bagi Hangtuah tampil di championship series. Namun, dengan sistem double elimination dalam dua musim terakhir, tim asal Sumatera Selatan itu selalu tereliminasi lebih awal.
Di musim 2011/2012, Hangtuah harus angkat koper setelah dikalahkan Pelita Jaya dan Stadium Jakarta. Sementara di musim lalu, Ary Sapto dkk. juga tersingkir oleh dua lawan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim ini kami melalui perjalanan yang cukup sulit. Banyak masalah di awal musim. Tapi alhamdulillah makin ke sini grafik kami makin naik. Kami berharap tahun ini kami tidak pulang cepat."
Hangtuah akan mengawali langkahnya di championship series dengan menghadapi Aspac Jakarta di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (6/6/2014) malam WIB. Di musim reguler, Hangtuah selalu kalah dalam tiga pertemuannya dengan Aspac.
Kendati demikian, hal itu tak membuat Hangtuah gentar menghadapi Aspac. Menyebut timnya sudah lebih siap, Ferri pun optimistis Hangtuah bisa meredam Pringgo Regowo dkk.
"Kami akan berjuang untuk melawan Aspac. Kami sudah mempersiapkan diri dengan menjalani pertandingan persahabatan melawan tim nasional Singapura di Batam," sahut Ferri.
"Untuk seri ini, pemain kami sudah lebih siap. Secara mental, teknik, dan fisik mereka juga sudah lebih siap. Semoga musim ini ada peningkatan dari musim lalu," katanya menambahkan.
(nds/rin)










































