Kebangkitan di Kuarter Ketiga Jadi Kunci Aspac Juara

Kebangkitan di Kuarter Ketiga Jadi Kunci Aspac Juara

- Sport
Minggu, 15 Jun 2014 00:52 WIB
Kebangkitan di Kuarter Ketiga Jadi Kunci Aspac Juara
NBL Indonesia
Yogyakarta -

Meski sempat tertinggal dari Satria Muda Britama Jakarta, Aspac Jakarta bisa membalikkan keadaan untuk keluar sebagai juara NBL. Kuarter ketiga menjadi titik balik Aspac di laga tersebut.

Dalam pertandingan grand final di GOR UNY, Sabtu (14/6/2014) malam WIB, Aspac dan Satria Muda bermain ketat sejak kuarter pertama. Kuarter pembuka pun berakhir imbang 23-23.

Di kuarter kedua, Satria Muda mulai menjauh. Dimotori oleh Faisal Achmad, juara dua musim lalu itu unggul 40-34. Keunggulan Satria Muda bertahan hingga pertengahan kuarter ketiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Aspac perlahan mulai bangkit. Berondongan tiga poin dari Oki Wira membuat Aspac menjauh 58-53 hingga akhirnya menutup kuarter ini dengan keunggulan 63-53.

Aspac yang makin percaya diri terus menambah perolehan angka di kuarter terakhir. Slam dunk Ebrahim Lopez kemudian memastikan kemenangan 83-67 untuk Aspac.

Pelatih Aspac Rastafari Horongbala memuji penampilan semua pemainnya. Kuarter ketiga pun disebutnya sebagai titik balik Aspac.

"Ya, kami mencoba untuk menekan dan main cepat. Dari perhitungan saya, mudah-mudahan mereka (Satria Muda) akan drop di kuarter ketiga atau keempat," ujar coach Fari usai pertandingan.

"Dan kenyataannya seperti itu, di kuarter ketiga Satria Muda sudah drop. Begitu kami memimpin, di kuarter keempat sudah tidak susah. Lawan juga sudah kehilangan kepercayaan diri," imbuhnya.

Dengan kemenangan ini, Aspac menjadi juara NBL dalam dua musim berturut-turut. Musim lalu, Pringgo Regowo dkk. juga jadi juara setelah mengalahkan Pelita Jaya di babak final.

(nds/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads