Ingin Perbaiki Mental Bertanding, Pemain Laskar Dreya Bertekad All Out Malam Ini

Ingin Perbaiki Mental Bertanding, Pemain Laskar Dreya Bertekad All Out Malam Ini

- Sport
Rabu, 06 Agu 2014 13:40 WIB
Ingin Perbaiki Mental Bertanding, Pemain Laskar Dreya Bertekad All Out Malam Ini
Jakarta -

Laskar Dreya Sumatera Selatan masih belum mampu meraih hasil positif di kompetisi ASEAN Basketball League (ABL). Mereka bertekad main habis-habisan malam ini untuk memetik kemenangan pertama.

Sudah tiga laga dilakoni Laskar Dreya saat berlaga di ajang yang baru pertama kali mereka ikuti. Hasilnya, mereka kalah terus: sekali dari Singapore Slingers, dua kali dari Saigon Heat.

Kekalahan dari Saigon Heat di laga kandang pertama Laskar Dreya, di Hall Basket Senayan, pada 1 Agustus lalu memang mengecewakan buat para pemain sekaligus penonton yang menyaksikan langsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, kekalahan atas Saigon Heat itu juga dibarengi dengan perkembangan positif, yang mana para pemain Laskar Dreya mampu mencetak skor lebih banyak. Meski demikian, salah seorang penggawa Laskar Dreya, Richardo Uneputty, menegaskan bahwa timnya takkan berhenti untuk terus memperbaiki kekurangan.

"Kami senang bercampur bangga bisa memainkan pertandingan kandang pertama ABL, meski hasilnya kurang memuaskan," kata Richardo saat dihubungi detikSport, Rabu (6/8/2014) siang WIB.

"Kami sudah belajar dari tiga kekalahan lalu. Masalahnya ada di mental bertanding para pemain, tapi itu bukan bentuk dari demam panggung.

"Setelah tiga pertandingan ini sudah ada perbaikan, sebelumnya memang ada pemain yang ingin unjuk diri karena bermain di laga internasonal," tambahnya.

Saat melawan Saigon Heat hari Jumat lalu, Laskar Dreya bisa mengemas 79 poin. Catatan itu paling tinggi sebab di dua pertandingan awal tim besutan Tondi Raja Syailendra itu cuma berhasil mengemas 46 dan juga 48 poin.

Akurasi tembakan dan juga pertahanan memang menjadi persoalan utama dari Laskar Dreya dalam tiga laga pertandingan awal. Minimnya kontribusi pemain asing, disebut Richard menjadi salah satu kendala utamanya.

"Untuk mengasah akurasi, kami sudah melakukan latihan tembakan 200 bola tiap hari. Bahkan, ada beberapa pemain yang 300 bola," ucap pemain berposisi sebagai point guard itu.

"Untuk difens, kami akan bermain lebih tim dan menggalang komunikasi lebih baik lagi. Soal pemain asing, kontribusi mereka memang kurang, karena dibandingkan pemain asing tim lain, fisik mereka memang kurang. Untuk pemain lokal team work-nya sudah solid," ucap Richard.

Menatap pertandingan kandang kedua melawan Slingers, di Hall Basket Senayan, Rabu (6/8) malam WIB, Richard pun berusaha keras untuk memetik kemenangan. Apalagi kemenangan itu bisa menjadi modal berharga untuk menghadapi tim asal Indonesia lainnya, Indonesian Warriors, dua hari mendatang di BritAma Arena, Kelapa Gading.

"Kami akan mengerahkan 110 persen kemampuan, bekarja lebih baik lagi, lebih fokus, lebih mendengarkan instruksi pelatih," tegas Richard.

"Kami ingin lebih menghargai penonton yang sudah mau jauh-jauh datang untuk menyaksikan pertandingan secara langsung."

Pertandingan Laskar Dreya versus Singapore Slingers mala mini dimulai pukul 19.0 WIB. Harga tiket pertandingan di Hall A Senayan ini adalah Rp 25 ribu.

(cas/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads