Di Indonesia basket 3x3 memang belum sepopuler basket konvesional yang menyertakan lima pemain dalam satu tim. Namun, bukan tidak mungkin salah satu varian kompetisi basket ini nantinya bakal lebih diminati.
Hal ini dibuktikan dari tingginya antusiasme para pelajar yang ikut dalam event Loop 3x3 Competition National Championship tahun ini. Setidaknya ada 11 ribu peserta yang terdiri dari 2.600 tim di 41 kota yang sudah mengikuti babak reguler basket 3x3 yang digagas oleh PT DBL Indonesia.
Jumlah tersebut terbilang cukup fantastik karena, βdi samping melibatkan puluhan ribu pelajar dari 41 kota di 22 propinsi, kompetisi basket 3x3 ini juga mencatatkan diri sebagai pemenang rekor kompetisi basket pertama dengan jumlah peserta terbanyak dari Museum Rekor Indonesia (MURI) juga rekor dunia dari FIBA Internasional. Terlebih penyelenggaraannya yang digelar di sebuah mal di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setali tiga uang, pemain timnas 3x3 sekaligus forward klub Aspac, Fardi Andika Ramadhani, menyambut baik diadakannya kompetisi berskala nasional ini.
"Kalau saya sebagai pemain 3x3 yang pasti senanglah ada acara ini. Saya akui ini memang masih terbilang baru, dari segi peraturan juga berbeda dari basket reguler makanya dengan adanya kompetisi ini minimal kita bisa lebih memasarkan lagi soal 3x3 ini, baik dari segi jenisnya supaya lebih dikenal juga rulesnya seperti apa," kata pria yang akrab disapa Rama ini.
Bukan tanpa alasan Rama mengatakan demikian. Menurut Rama, secara peraturan memang kelihatan sekali perbedaannya dari basket biasanya orang umum mainkan. Seperti misalnya, βkalau di basket reguler satu tim berisi lima orang, sementara basket 3x3 tiga orang. Lapangan yang digunakan juga tidak full, melainkan hanya setengah.
"βItu perbedaan yang paling sederhana. Diluar itu ada perbedaan lain yang berkaitan dengan rule-nya yaitu waktu pertandingan di 3x3 adalah 1x 10 menit, sementara basket reguler 4x10 menit," urainya.
Terkait tingkat kesulitannya, Rama menyebut masih lebih sulit permainan 5x5. Karena setiap pemain memiliki tugasnya masing-masing, ada forward, poin guard, shooting guard, small forward, power forward, dan center "Kalau di 3x3 semua jadi satu kesatuan, satu orang tugasnya bisa apa saja. Makanya sebenarnya lebih simple tapi memang tantangannya lebih keras. 3x3 itu hard game, fisiknya lebih ada," kata Rama.
Maka, jika ditanya mana yang lebih difavoritkan, menurutnya, semua tergantung dari passion tiap-tiap orang. "βSulit untuk mengatakan 5x5 lebih favorit atau sebaliknya 3x3 yang paling favorit. Semua punya passion sendiri-sendiri. Misalnya basket reguler Indonesia mengejarnya di SEA Games, tapi kalau 3x3 punya ajang World Tour setiap tahun, juga bisa bertemu tim-tim Eropa. Jadi secara pengalaman lebih banyak."
"Tapi kembali lagi saya bilang semua tergantung passion. Karena ada yang main di basket reguler dia cocok, tapi 3x3 kurang bagus. Begitu sebaliknya. Jadi tergantung orangnya."
Berikut Perbedaan Basket Reguler dan basket 3x3
Luas Lapangan
Basket Reguler : 28x15 meter (satu lapangan)
Basket 3x3 : 11x15 meter (setengah lapangan)
Waktu Pertandingan
Basket Reguler : 4x10 menit bersih
Basket 3x3 : 1x10 menit bersih
Bola
Basket Reguler : ukuran 6 (cewek) dan ukuran 7 (cowok)
Basket 3x3 : ukuran 6
Skor Sama
Basket Reguler : Overtime
Basket 3x3 : Sudden death (pemenang yang memasukkan dua poin lebih dulu)
Shot Clock
Basket Reguler : 24 detik
Basket 3x3 : 12 detik
Time Out
Basket reguler : 4 kali selama 30 detik
Basket 3x3 : 1 kali selama 30 detik
Jumlah Pemain di Lapangan
Basket Reguler : 5
Basket 3x3 : 3
Jumlah Pemain di Bench
Basket Reguler : 7
Basket 3x3 : 1
Personal Foul
Basket Reguler : 5 kali fouled out
Basket 3x3 : 4 kali fouled out
Team Foul
Basket Reguler : dua kali akumulasi
Basket 3x3 : enam kali akumulasi
Sistem poin
Basket Reguler : 1, 2, dan 3 poin
Basket 3x3 : 1, dan 2 poin (mcy/roz)











































