Laga seru antara CLS Knights Surabaya melawan Aspac Jakarta menutup hari pertama NBL Indonesia Seri VI Solo. Lewat sebuah pertarungan sengit, CLS meredam sang juara bertahan dengan skor akhir 78-73.
Dalam pertandingan di Sritex Arena, Rabu (25/2/2015), CLS tampil menekan sejak awal. Saat kuarter pertama tersisa kurang dari dua menit, CLS melebarkan keunggulannya jadi 11 angka di kedudukan 17-6 lewat tembakan tiga poin Mario Wuysang.
Namun Aspac mampu menipiskan ketinggalannya. Kuarter pertama berakhir dengan skor 19-13 untuk keunggulan CLS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aspac baru bangkit di kuarter ketiga. Lewat tembakan dua poin Fandi Andika Ramadhani dan 3-point jump shot dari Andakara Prastawa, Aspac berbalik unggul 57-55 atas CLS. Secara keseluruhan, Aspac membukukan 26 poin untuk menutup kuarter ini dengan keunggulan 60-58.
Namun CLS kembali membalas di kuarter keempat dan mendapatkan kembali keunggulannya di kedudukan 68-67. Tiga tembakan bebas Sandy Febriansyah kemudian membawa CLS menjauh 74-68. Upaya Aspac untuk mengejar ketertinggalan di sisa waktu tak membuahkan hasil dan CLS menang 78-73.
Mario Wuysang menjadi motor kemenangan CLS dengan mencetak 27 poin. Sandy dan Kaleb Ramot kemudian berturut-turut menyumbang 12 poin dan 10 poin.
Dari kubu Aspac, Ebrahim Enguio 'Biboy' Lopez menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15 poin. Disusul Rizky Effendi dengan 14 poin dan Rama dengan 11 poin.
Hasil lengkap NBL Seri VI Solo, Rabu (25/2/2015):
Pacific Caesar Surabaya 48-62 Hangtuah Sumsel IM
NSH GMC GSBC Jakarta 55-89 Satria Muda Britama Jakarta
Bimasakti Nikko Steel Malang 39-60 Garuda Kukar Bandung
Stadium Jakarta 52-89 Pelita Jaya EMP Jakarta
CLS Knights Surabaya 78-73 Aspac Jakarta
(nds/din)











































