SM langsung memulai Seri VIII Yogyakarta dengan duel panas melawan juara bertahan Aspac. Kedua tim akan berduel di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Rabu (11/3/2015) malam WIB.
Catatan pertemuan kedua tim musim ini untuk sementara seimbang 1-1. Maka pemenang di laga nanti sekaligus bakal unggul secara head to head menuju dua seri terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu kalah dari Garuda kita sempat terpukul, tapi tidak sampai lebih dari sehari karena hari berikutnya sudah ada pertandingan lagi. Kita cuma ingin tampil total dan mengerahkan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Avan dalam jumpa pers di Tickles Cafe, Yogyakarta, Selasa (10/3) sore WIB.
"Kekalahan dari Garuda jadi pelajaran penting, karena kita saat itu memang semangat tandingnya kurang, instruksi pelatih juga tidak berjalan."
"Lawan PJ (Pelita Jaya) kita bisa fokus, kita tidak memikirkan yang sudah terjadi, cuma memikirkan lawan PJ. Syukurlah kita bisa memenangi game itu dan jadi modal kita lawan Aspac nanti," tambahnya.
Laga melawan Aspac bakal jadi laga penuh tekanan. Kemenangan bakal membuka jalan memuncaki klasemen, sebaliknya kekalahan membuat SM tertinggal secara head to head dari sang rival menatap seri-seri akhir. Tapi Avan menegaskan pentingnya tetap tenang dan fokus mengerahkan usaha terbaik.
"Tidak terlalu ambil pusing. Yang penting jaga fokus saja. Besok laga penting, kalau pelatih memberikan kepercayaan saya akan berusaha menjawab kepercayaan tersebut sebaik mungkin dan semoga SM menang," tandasnya.
(raw/din)











































