Jr NBA hadir di Indonesia untuk kedua kalinya. Tahun 2015 ini, Jr NBA menargetkan peserta coaching clinic hingga 3.000 pebasket cilik dan mencari yang terbaik untuk mengisi Jr NBA Indonesia 2015 All Stars.
Dengan dukungan Frisian Flag, Jr NBA menggulirkan program pembinaan untuk memperkenalkan olahraga basket dan gaya hidup bagi anak-anak. Program Jr. NBA tahun ini dibagi ke dalam empat tahap. Pelaksanaannya akan dimulai pada akhir Maret sampai akhir Agustus.
Program dimulai dengan coaching clinic bagi guru-guru olahraga di Senayan Trade Centre, Jakarta pada Sabtu (28/3/2015). Selanjutnya, giliran open coaching clinic untuk anak-anak di Cilandak Sport Center pada Minggu (29/3/2015). Setidaknya 3.000 pebasket usia5-14 tahun yang disasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peserta akan dilatih teknik-teknik dasar bermain basket. Selain itu, peserta juga mempelajari nilai-nilai utama yang ditanamkan Jr NBA, yakni S.T.A.R (Sportmanship, Teamwork, a Positive Attitude, Respect).
"Kami senang bisa mengumumkan bahwa Frisian Flag kembali menghadirkan program Jr. NBA. Sebuah program yang menyenangkan untuk mendorong anak-anak Indonesia untuk bisa tetap aktif," kata presiden direktur Frisian Flag Marco Spits.
"Kerja sama yang dijalin oleh Frisian Flag dan NBA merupakan salah satu strategi yang kami gunakan untuk memotivasi dan mengingatkan anak-anak tentang arti pentingnya gaya hidup sehat dan asupan gizi yang tepat," imbuh dia.
Rangkaian Jr NBA akan bermuara kepada pelatihan tambahan jelang selection camp yang akan berlangsung pada 23-24 Agustus 2015. Dari ajang itu akan disaring 40 pebasket putra dan 20 pebasket putri terbaik khusus usia 10-14 tahun.
Selanjutnya, mereka akan digodok dalam national training camp di Jakarta pada 28-30 Agustus 2015. Dalam tiga hari pelatihan itu, 10 pebasket putra dan empat putri akan dikenal sebagai Jr NBA Indonesia 2015 All Stars.
(cas/fem)











































