βTim saat ini sudah masuk dalam tahap pematangan pola dan strategi bertanding. Di samping itu tentu kondisi fisik mereka juga terus dijaga. Makanya latihan pun sudah mulai diturunkan dari yang biasanya dua kali sehari menjadi sekali sehari namun tiga jam,β kata manajer timnas basket putri Indonesia, Augie Fantinus, kepada detikSport, Senin (1/6).
Timnas basket putri dijadwalkan bertolak ke Singapura pada hari Jumat (5/6). Mereka baru akan bertanding ada 9 Juni menghadapi Malaysia. Setelah itu berturut-turut leawan mereka adadlah Singapura, Vietnam, Filipina, dan Thailand.
βDi Singapura kami masih punya waktu tiga hari untuk latihan. Mengenai lawan-lawan,saya pikir semuanya berat. Meski banyak yang bilang Thailand dan Filipina adalah negara kuat, tapi Singapura, Vietnam, dan Malaysia tidak boleh dianggap remeh,β papar Augie.
Terakhir kali tim bola basket putri Indonesia tampil di SEA Games adalah di tahun 2011, saat meraih medali perunggu. Dua tahun kemudian mereka tidak dikirim ke Myanmar karena dinilai tidak berpeluang menyabet medali.
Namun, pada gelaran Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang, timnas basket meraih juara, dan di 2014 jadi runner-up di ajang ASEAN University Games, juga di Palembang.
"Target kami tetap dan tak ada yang berubah yaitu perak. Target ini realistis dan menyesuaikan juga dengan target yang diminta oleh Satlak Prima. Kami optimistis bisa meraihnya," tukasnya.
(mcy/a2s)











































