1.600 Anak Ikut Selection Camp Jr. NBA Indonesia 2015

1.600 Anak Ikut Selection Camp Jr. NBA Indonesia 2015

Rossi Finza Noor - Sport
Minggu, 23 Agu 2015 17:00 WIB
1.600 Anak Ikut Selection Camp Jr. NBA Indonesia 2015
Jakarta - Sebanyak 1.600 ikut sert dalam selection Camp Jr. NBA Indonesia yang digelar pada 22-23 Agustus 2015. Nantinya, akan dipilih 64 anak saka untuk masuk dalam National Training Camp.

Acara Selection Camp Jr. NBA Indonesia itu sendiri berlangsung di Cilandak Sport Center, Jakarta. Dalam acara tersebut, diadakan juga pelatihan yang meliputi lima pelatihan dasar permainan bola basket, yakni core, ball handling, footwork, shooting, dan passing.

Meski teknik-teknik dasar terbilang penting, coach Chris Sumner, yang memimpin acara seleksi tersebut, juga mengingatkan aspek lain yang tak kalah penting, yakni sikap dan rasa hormat. Anak-anak yang dilatih diingatkan untuk tetap menunjung nilai-nilai utama Jr. NBA: sportivitas, kerjasama, sikap positif, dan respek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Setelah melalui serangkaian penilaian karakter dan keterampilan, Sabtu (22/8) kemarin, sebanyak 100 anak laki-laki dan perempuan berusia 10-14 tahun melanjutkan perjalanan mereka hari ini (23/8). Nantinya, dari 100 anak itu akan dipilih 64 anak untuk mengikuti National Training Camp.

Dari National Training Camp itu, akan dipilih 10 anak laki-laki dan 4 anak perempuan untuk masuk ke dalam Jr. NBA Indonesia 2015 All-Stars.

Ada keistimewaan tersendiri bagi anak-anak yang akhirnya berhasil masuk Jr. NBA Indonesia 2015 All-Stars. Bersama dengan Jr. NBA All-Stars dari negara lain di Asia Tenggara, mereka berkesempatan untuk merasakan pengalaman unik NBA di luar negeri.

Jr. NBA Indonesia merupakan pembinaan global yang bertujuan untuk memperkenalkan olahraga basket dan gaya hidup aktif bagi anak-anak. Ini merupakan tahun kedua program tersebut datang ke Indonesia.

Selain memberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman bersama NBA di luar negeri, program ini juga memberikan beasiswa dari Tahir Foundation senilai 1.000 dolar AS. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan pendidikan sang anak.



(roz/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads