Seleksi bergulir dua hari, kemarin dan hari ini, Minggu (23/8/2015). Pada seleksi hari pertama itu, seleksi masih diikuti 1.639 anak. Hari ini, seleksi yang juga digulirkan di Cilandak Sport Center, Jakarta, tinggal menyisakan 64 pebasket cilik terbaik.
Mulai pukul 10.00 WIB, para peserta langsung dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setelah melakukan pemanasan, mereka melanjutkannya dengan berlatih koordinasi dalam menyerang dan bertahan. Lima anak diposisikan dalam kondisi tiga melawan dua dan dua lawan satu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akhir babak Selection Camp terpilih 64 anak (40 putra dan 24 putri). Chris Sumner, pelatih yang yang memimpin acara seleksi itu, menilai seleksi kali ini menunjukkan kalau Indonesia memiliki potensi bagus pada basket.
"Ini bukan pertama kali saya melatih anak-anak di sini. Tahun lalu saya melakukannya. Anak-anak di sini punya potensi yang bagus," kata Sumner.
"Anak-anak berada di usia yang tepat mengembangkan bakatnya. Hal terpenting, mereka menunjukkan kerja keras dan praktik. Sebab, basket soal praktik, praktik, dan praktik," tambah Sumner.
Sementara itu, para peserta juga menunjukkan antusias mereka sepanjang seleksi. Mereka merasa beruntung mendapat teman dan pengalaman baru.
"Saya mau menambah pengalaman, sekaligus mengejar cita-cita menjadi pemain NBA," ungkap Bagus, 13 tahun, peserta dari Solo.
Ke-64 anak itu berhak melaju ke babak National Training Camp yang akan digulirkan pada 28-30 Agustus.
Pada babak itu, mereka akan mendapat ilmu dan pengalaman dari pemain Golden State Warriors, Marreese Speights.
Jalan menuju All Stars masih panjang. Nantinya, mereka bakal diseleksi lagi menjadi 14 orang, 10 putra dan empat putri. Ke-14 peserta itu berhak menyandang status Jr. NBA All-Stars Indonesia 2015. Para pemain pilihan ini berkesempatan menjalani NBA Experience di China. Mereka bergabung bersama para Jr. NBA All-Stars dari Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Ajang Jr. NBA Indonesia sendiri memasuki tahun kedua. Begitupun Jr. NBA di Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Hanya Jr. NBA di Filipina yang sudah memasuki tahun kedelapan.
(fem/fem)











































