Lima Belas Kota Gelar IBL

Lima Belas Kota Gelar IBL

- Sport
Kamis, 03 Mar 2005 17:03 WIB
Jakarta - Liga bola basket Indonesia (IBL) akan berlangsung selama enam bulan mulai 9 Maret-15 Agustus. IBL tahun ini akan bergulir di 15 kota. Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan kompetisi IBL, ada delapan kota di luar Pulau Jawa yang dipercaya menjadi tuan rumah. Kedelapan kota tersebut adalah Denpasar, Lampung, Palembang, Batam Medan, Samarinda, Pontianak dan Makassar. Sementara tujuh kota dari Pulau Jawa adalah Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Malang. Kota Solo akan menjadi tuan rumah seri pembuka yang digelar 9-12 Maret 2005.Dikatakan direktur IBL Agus Mauro, delapan kota di luar Jawa terpilih atas pertimbangan untuk memassalkan basket di seluruh Indonesia. "Kami berharap dengan penyelenggaraan IBL di Samarinda, Denpasar, Lampung, Makassar, Medan, Batam, Palembang dan Pontianak, olahraga basket dapat semakin memassal di seluruh Indonesia. Kami juga berharap di tahun mendatang, kami bisa menggelar kompetisi di kota-kota yang lebih banyak lagi," katanya kepada wartawan di Gedung Serbaguna, Senayan, Kamis (3/3/2005).Ditambahkan oleh ketua dewan komisaris IBL Anggito Abimanyu, IBL tahun ini akan lebih seru karena penyelenggara telah dilakukan beberapa perubahan. "IBL tahun ini lebih ramai karena pertama, diadakan di 15 kota, termasuk kota -kota yang selama ini belum terjamah IBL semisal Yogyakarta dan Samarinda. Kedua, adanya sanksi yang lebih tegas kepada para pemain, pelatih maupun wasit," kata pria berkumis tipis ini. Kompetisi IBL 2005 diharapkan berjalan seru dan sengit sesuai dengan motonya, yaitu "The Battle Is On" (Pertempuran telah dimulai). Pasalnya sepuluh tim akan memperebuatkan hadiah yang nominalnya lebih besar dari tahun lalu (yang sebesar Rp 50 juta). "IBL sama dengan battle (pertempuran). Pertarungannya pasti luar biasa panas," kata wakil sponsor A Mild, Sendi Sugiharto. Sepuluh tim yang dipastikan berlaga adalah juara bertahan Satria Muda Britama, HP Aspac, Bima Sakti Nikko Steel, Bhinneka Sritex, CLS Good Day, Indonesia Muda Panasonic Telkomsel, Mitra Kalila dan Panasia Indosyntex. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads