Bertanding di GOR Sahabat, Semarang, Kamis (17/3/2016), CLS memimpin 10-2 di awal kuarter pertama berkat dua tembakan tiga angka akurat Sandy Febiansyakh. Namun, Bandung Utama mampu menipiskan ketertinggalannya menjadi 14-15. Dua free throw Rachmad Febri membawa CLS menutup kuarter pertama dengan skor 17-14.
Mengawali kuarter kedua, CLS berhasil menambah keunggulan berkat dua tembakan tiga angka Mario Wuysang. CLS mencetak tambahan 21 poin di kuarter ini dan unggul 38-30.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, CLS bisa mempertahankan keunggulan mereka di kuarter terakhir. Mereka mencetak tambahan 20 poin dan menyudahi permainan dengan skor 67-55.
Bima Riski Ardiansyah menjadi penyumbang angka terbanyak untuk CLS dengan 17 poin. Mario Wuysang menambahkan 13 poin dan 10 assist. Di kubu Bandung Utama, Luke Martinus menyumbangkan 23 poin dan 11 rebound.
"Meski menang, namun saya harus cari solusi untuk para pemain lapis kedua kami agar mereka bermain sesuai dengan sistem yang telah saya persiapkan. Mereka masih belum konsisten untuk menjalankan game plan dan harus mempunyai daya juang yang tinggi di lapangan," ujar pelatih CLS, Wahyu Widayat Jati.
"Tidak ada Jamarr di game ini cukup berpengaruh, karena tidak ada yang agresif untuk mengambil rebound. Tadi saya juga menginstruksikan Bima untuk menembak jika ada peluang sekecil apapun," kata Wahyu.
Hasil Lain:
Garuda Bandung 51-65 M88 Aspac Jakarta
Hangtuah Sumsel 58-69 Satria Muda Pertamina Jakarta
(mfi/krs)











































