Cavs dan Warriors sudah berjumpa dua kali beruntun di final NBA. Warriors keluar sebagai juara pada musim 2014-15 usai memenangi seri dengan skor 4-2 sedangkan Cavs membalas dengan melakukan comeback dari tertinggal 1-3 menjadi kemenangan dengan skor 4-3.
Di musim ini, Cavs dan Warriors masih memuncaki klasemen wilayah masing-masing. Cavs sementara nomor satu di Wilayah Timur dengan rekor 13-3 sedangkan Warriors menduduki singgasana Wilayah Barat dengan rekor 16-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu juga berarti tidak menghormati rekan-rekan setimku, tidak menghormati tim-tim lainnya di liga, dan bahkan tidak menghormati Warriors," sambung small forward berusia 31 tahun ini.
Setelah kalah menyakitkan di final NBA, Warriors memperkuat diri dengan merekrut eks bintang Oklahoma City Thunder Kevin Durant. Cavs akan melawan Warriors untuk pertama kalinya di musim ini tepat di hari Natal, 25 Desember 2016.
"Warriors adalah tim yang hebat. Mereka mengumpulkan pebasket-pebasket hebat seperti Draymond [Green] dan Klay [Thompson] dan Steph [Curry] dan KD [Kevin Durant] dan pemain-pemain mereka lainnya, dan jelas mereka punya pelatih hebat seperti Steve Kerr," sambung LeBron.
"Akan bodoh bagiku dan tidak menghormati diriku sendiri, pada rekan setimku dan tim-tim lainnya dengan memikirkan kami untuk berhadapan lagi dengan mereka untuk ketiga kalinya. Aku tidak membayangkan hal ini, bahkan tidak memikirkannya. Musim ini masih terlalu panjang."
"Mereka adalah tim hebat. Kami adalah tim yang ingin terus meningkat setiap harinya dan menjadi sebuah tim hebat pula. Jadi, kita lihat saja apa yang terjadi. Tapi aku sendiri sama sekali tidak memikirkannya," cetus Most Valuable Player empat kali itu. (rin/raw)











































