IBL seri III akan berlanjut di GOR Sahabat, Semarang, mulai Jumat (10/2/2017) besok. Pasific Caesar akan menghadapi Aspac pada pertandingan kedua Divisi Putih pukul 16.00 WIB.
"Semua tergantung dengan permainan di lapangan," ujar Bisih ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (9/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacific Caesar telah menggeber persiapan selepas seri kedua digelar di Jakarta, akhir pekan lalu. Mereka bertolak ke Semarang untuk adaptasi lapangan terlebih cuaca di sana berbeda dengan ketika bertanding di Britama Arena Mahaka Square, Kelapa Gading yang cenderung dingin.
Menyoal itu, Bisih telah menyesuaikan kondisi dengan mengatur jadwal latihan yang sesuai dengan waktu pertandingan, khususnya bagi pemain asing. "Saat ini pemain asing kami cepat beradaptasi. Mungkin karena kami berasal dari Surabaya yang notabene cuacanya mirip dengan Semarang," ungkap Bisih.
Sementara itu, Pelatih Aspac Jakarta Anthonius Ferry Rinaldo, mengatakan timnya sudah siap-sedia melawan Pacific Caesar. Mereka sudah memulai latihan sejak Rabu (8/2) kemarin.
"Kami sudah melakukan persiapan setelah dari Jakarta. Libur satu hari dari seri II, kemudian kami latihan kembali pada Rabu. Persiapan lebih kepada recorvery pemain, kemudian persiapan game plan dari segi defence maupun offence," kata Rinaldo, ketika dihubungi terpisah.
Menyoal strategi permainan, pelatih yang akrab disapa Inal ini menyoroti dua pemain asing Pacific yaitu Kevin Loiselle dan David Vincent Seagers, yang permainannya cenderung di luar ketimbang di dalam under ring. Karena itu, pendekatan timnya mungkin akan berbeda ketika saat Aspac menghadapi Pelita Jaya.
"Yang penting kita akan bermain dengan standarnya kami (Aspac) bermain cepat. Kami akan semaksimal mungkin untuk mengambil game besok. Fokus kami game per games. Selain itu, kami akan jaga supaya anak-anak juga tetap konsisten di setiap kuarter. Evaluasi kami ketika menghadapi Pasific saat turnamen pemanasan yang digelaar Jawa Pos, di mana kami sempat leading tetapi pada quarter terakhir kami kalah," kata Inal.
Untuk masalah kondisi cuaca yang berbalik dari dingin ke panas di Semarang nanti, Inal mengatakan akan memanfaatkan kompres es khususnya untuk legiun asing. Kendati, pada prinsipnya pemain asing Aspac sudah cukup beradaptasi pada pekan-pekan pertama IBL.
"Terutama Piere Handerson (big man asal Amerika Serikat), kalau Anthony (Ray Hangrove Jr) kan pemain naturalisasi kami yang sudah lebih lama di Jakarta dan sudah berapa kali pindah kota dan turnamen, jadi sudah lumayan cukup beradaptasi. Hanya seminggu dan dua minggu pertama dia batuk-batuk dengan kondisi hujan panas-hujan panas," bebernya.
(mcy/krs)











































