Dalam pertandingan yang digelar di GOR Sahabat Semarang, Minggu (12/2/2017), PJ berhasil menundukkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 95-69.
Kemenangan ini menjadi yang kedua, setelah hari sebelumnya PJ juga sukses membungkam Hangtuah Sumsel dengan skor telak 72-49.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Winar mengatakan timnya tetap harus melakukan perbaikan khususnya dalam transisi.
"Saya beri kredit kepada para pemain yang mampu bangkit setelah menelan dua kekalahan di seri sebelumnya," kata Winar dalam rilis yang diterima detikSport.
"Transisi kami harus lebih bagus. Banyak second chance tadi yang tidak menghasilkan angka," sambungnya.
Sementara itu Respati Ragil yang menyumbang 20 angka di gim tadi berharap pertandingan berikutnya bisa tampil lebih baik.
"Mungkin ada sedikit pengaruh menjadi starter tapi yang penting kami menjalankan peran dengan baik. Saya harap kita bisa tampil lebih baik di seri berikutnya," kata Ragil.
Kubu Satya Wacana mengakui kelemahan mereka ada pada sisi pertahanan. Asisten pelatih Satya Wacana, Rendy Fernando Kouwe, menyebut tim masih dipenuhi pemain muda yang masih membutuhkan pengalaman.
"Kami harus melakukan perbaikan dalam defense, komunikasi dan makin meningkatkan kekompakan," tutur Rendy.
Sebagai gambaran, Satya Wacana menjadi satu-satunya tim yang belum memperoleh kemenangan hingga tiga seri IBL Pertalite 2017 berlangsung. Klub ini menduduki posisi paling bawah klasemen IBL dengan perolehan enam poin dari enam kekalahan.
(mcy/mrp)











































