Wendha masih dipercaya memperkuat skuat Bank BJB Garuda Bandung musim Indonesian Basketball League (IBL) 2017 ini, meski sudah berusia 35 tahun. Dia menjadi salah satu pemain paling senior di tim selain Galank Gunawan.
Menariknya dengan status pemain veteran, ketiganya justru dilatih pelatih yang lebih muda. Dia adalah Andre Yuwadi yang berusia 27 tahun, atau lebih muda delapan tahun dari Wendha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus dukung dia apapun strateginya. Jadi tidak peduli berapa usianya, atau siapa dia, saya akan tetap respek pada dia," ujarnya.
Diakui Wendha, dilatih dengan pelatih yang berusia muda baru pertama kali saat IBL musim ini. Sebelumnya, dia selalu mendapat pelatih yang usianya di atas dia.
"Iya baru pertama kali. Lebih nyaman mana bagi saya sama saja ya. Setiap pelatih punya gaya masing-masing dalam menangani setiap pemain," katanya.
"Sejauh ini pun pelatih (Andre Yuwadi) dalam menegur saya lebih kepada menganggap teman. Jadi bicaranya seperti teman ke teman saja. Misalnya, 'oh, lu harusnya seperti ini' atau seperti apa. Tetapi dengan pemain junior mungkin dia lebih keras," ujar dia lagi.
"Kalau saya kan sudah pasti paling tua di sana. Otomatis saya harus beri contoh. Tidak peduli siapa yang melatih, kami tetap welcome. Cuma di sini (Garuda Bandung) ada Galank dan Diftha Pratama, harusnya waktunya dia menjadi leader. Saya kan cuma mem-backup saja untuk menjadi leader yang baik. Jadi harus memberi contoh lah," pungkas dia. (mcy/raw)











































