DetikSport
Sabtu 25 Maret 2017, 17:17 WIB

Cerita Alumni Jr. NBA All Stars tentang Asyiknya Mengikuti NBA Experience

Femi Diah - detikSport
Cerita Alumni Jr. NBA All Stars tentang Asyiknya Mengikuti NBA Experience Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Jr. NBA Indonesia 2016 All Stars diisi 10 pemain basket putra dan lima putri. Mereka merasakan asyiknya berinteraksi dengan peserta dari negara-negara lain dalam NBA Experience di Shanghai.

Yedida Putri Anugrah Waryanto, 14 tahun, tak bisa melupakan pengalamannya saat mengikuti tur ke Shanghai selama tiga hari, 6-9 Oktober 2016. Siswi kelas IX SMP Kristen Terang Bangsa Semarang tersbeut bergabung dengan Jr. NBA Experience sebagai satu dari 15 peserta Jr. NBA Indonesia 2016 All Stars.

"Asyik banget. Paling seru saat berjumpa dengan para peserta Jr. NBA All Stars dari negara lain. Mereka sangat ramah dan terbuka dalam menerima orang-orang baru," kata Yedida dalam obrolan dengan detikSport, Sabtu (25/3/2017).

Yedida dan lima alumni Jr. NBA Indonesia 2016 All Stars datang dalam tip-off ceremony Jr. NBA Indonesia 2017 di Cilandak Sports Center hari ini. Pemain lain yang tak hadir di Cilandak mendapatkan tugas pada Jr. NBA Indonesia 2017 di Bandung dan Surabaya. Yedida dan pemain-pemain yang hadir berkisah pengalaman mereka saat mengikuti NBA Experience 2016 di Shanghai.

Selain Indonesia, NBA Experience itu diikuti 75 anak lainnya dari Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura. Tak melulu berlatih basket, mereka mendapatkan kesempatan jalan-jalan di seantero Shanghai dan menonton langsung NBA Global Games 2016 antara Houston Rockets dengan New Orleans Pelicans di Mercedes-Benz Arena, Shanghai.

Alumni Jr. NBA 2016 All Stars Indonesia Alumni Jr. NBA 2016 All Stars Indonesia Foto: Rengga Sancaya

"Gila, ingatan itu masih terus melekat di kepala saya. Rasanya senang banget bisa nonton langsung para pemain NBA beraksi. Sudah begitu, kami berada di dalam GOR basket yang sangat megah dan tetap dingin meskipun penonton penuh," tutur Adimas Raghan Muharwansyah, 15 tahun.

Siswa SMP Al Azhar Rawamangun, Jakarta itu juga menyebut asyiknya berlatih basket bersama mantan pemain LA Clippers, Vin Baker, di Indoor Gym, Shanghai.

"Makanya, buat yang sudah mendaftar mengikuti Jr. NBA Indonesia 2017 ini berusahalah sebaik-baiknya. Tidak perlu khawatir dengan kekurangan yang dimiliki. Justru menurut saya penilaian terpenting ada pada sportsmanship, teamwork, positive attitude, dan respect yang jadi nilai-nilai utama program ini," kata Yedida.

Yedida sekaligus mengungkapkan pesan kepada PP Perbasi agar basket putri lebih dikembangkan lagi. Sebab, jika liga bergulir tak akan ada keraguan bagi pemain putri untuk lebih serius menekuni basket.

"Liga memang sudah ada tapi kurang terlihat. Sudah saatnya dengan potensi para pemain putri yang ada, Perbasi bisa lebih memajukan basket Indonesia," tutur dia.



(fem/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed