detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 22 Apr 2017 23:45 WIB

IBL

Satria Muda dan CLS Sudah Siap Lakoni Laga Hidup-Mati

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Foto: dok. IBL Foto: dok. IBL
Jakarta - Butuh tiga gim untuk menentukan apakah Satria Muda Pertamina atau CLS Knights Surabaya yang melaju ke final IBL musim ini. Ini bak hidup-mati untuk kedua tim.

Laga hidup mati bakal tersaji pada semifinal Divisi Merah IBL Pertalite 2017 setelah Satria Muda memenangkan gim kedua dengan 71-66 atas CLS di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (22/4). Hasil tersebut membuat kedudukan imbang 1-1 dan harus digelar gim ketiga pada Minggu (23/4) besok di tempat sama.

"Inilah pertarungan dua tim terbaik musim ini. Kami akan berjuang kembali untuk menang," kata pelatih Satria Muda Pertamina, Youbel Sondakh, usai pertandingan dalam rilis yang diterima detikSport.

"Laga pasti ketat. Kami siap meladeni dan berjuang untuk menang," sambungnya.

Bagi Satria Muda, kemenangan ini tentu sangat penting meningkatkan moral para pemainnya usai kekalahan telak 60-80 di Surabaya beberapa hari lalu. Kunci kemenangan Satria Muda kali ini adalah lewat permainan agresifnya.

"Pelatih minta kami bermain lebih keras. Saat kalah di Surabaya, permainan kami terlalu lembek," timpal pemain senior Satria Muda Pertamina Christian Ronaldo Sitepu.

Sementara dari CLS, sang pelatih Wahyu Widayat Jati menyesali kekalahan timnya mengingat Satria Muda tak bermain bagus-bagus amat di gim kedua ini. Baginya kekalahan ini hanya karena kesalahan para pemainnya terutama soal akurasi shooting.

Maka dari itu Cacing, sapaan akrab Wahyu, mewanti-wanti anak asuhnya agar tak membuang-buang kans lagi di gim penentuan lagi.

"Kami harus menang jika ingin jadi juara. Do or die, tak ada pilihan. Hari ini anak-anak seperti takut bermain, gim terakhir tidak boleh lagi terjadi," ungkap Wahyu.

"Saya sudah beberkan semua kepada para pemain, tetapi mereka seperti bermain dengan keraguan. SM bukanlah tim istimewa."

"Ada beberapa kesempatan melakukan tembakan namun tidak dilakukan. Kami akan lakukan perbaikan dan bermain seperti ciri khas permainan CLS di gim terakhir," papar Wahyu.


(mrp/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com