Laga semifinal yang melibatkan keduanya tim menggunakan format home dan away -- dengan partai ketiga dihelat jika diperlukan. Untuk kedua laga itu Aspac dan Pelita Jaya sama-sama memilih main di Gor C-Tra Arena, Bandung.
Keduanya akan berduel pada 27-30 April ini dalam memperebutkan tiket final menghadapi Satria Muda. Aspac lebih dulu main dengan status tuan rumah dan Pelita Jaya jadi tuan rumah di game kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi karena kedua tim mempunyai kendala jadi mereka memilih Gor C-Tra arena sebagai tuan rumah. Laga ini akan menjadi penentuan siapa yang lebih unggul antara Aspac dan PJ (Pelita Jaya)," tuturnya.
Manajer Aspac Gagan Rachmat mengatakan pemilihan pemilihan Bandung sebagai tempat semifinal lantaran lapangan basket di Jakarta sedang tahap renovasi. Tapi ia yakin timnya akan tetap percaya diri dalam laga tersebut.
"Kita mempersiapkan tim sebagus mungkin, mudah-mudahan bisa seru dan menarik penonton yang ada di Bandung," ucapnya.
Manajer Operasional Pelita Jaya Fictor Roring mengatakan hal senada. Meski tidak bermain di Jakarta, Fictor yakin penggemar Pelita Jaya di Bandung maupun luar Bandung akan datang ke Gor C-Tra Arena untuk memberi semangat.
"Kita bertekad tampil seoptimal mungkin," ujarnya.
(krs/nds)











































