Polling IBL All-Star 2005
Riko Ungguli Mario Wuysang
Selasa, 26 Apr 2005 10:09 WIB
Jakarta - Pebasket Hewlett-Packard Aspac Riko Hantono menempati peringkat teratas dalam polling All-Star IBL yang penghitungannya berakhir hari Senin (25/4) kemarin. Riko mengungguli langganan terfavorit Mario Wuysang. Riko menempati peringkat teratas dengan perolehan 1231 suara. Pebasket berambut gimbal ini disusul Mario, yang menempati posisi kedua dengan 1121 suara.Dikatakan Direktur IBL Agus A Mauro, keberhasilan Riko menunjukkan kalau dia masih menjadi pebasket favorit di Indonesia. Padahal hari Selasa (19/4) lalu Mario masih leading 12 suara dan hari Minggu (24/4) masih unggul 50 suara dari Riko. Namun saat penghitungan suara ditutup, suaranya unggul 110 angka. "Polling ini juga menunjukkan bahwa Riko masih menjadi salah satu pebasket favorit di Tanah Air. Terlebih lagi sampai IBL Seri Yogyakarta, Riko menunjukkan tingkat permainan terbaiknya sehingga dia dua kali terpilih sebagai Enerjos Man of the Match pada saat melawan Panasia Garuda dan Kalila," ungkap Agus selesai penghitungan hasil polling A Mild IBL All-Star Game Makassar di kantor IBL.Di tempat ketiga pebasket dengan suara terbanyak adalah Kelly Purwanto asal Kalila (1093 suara), disusul Marlon Adirangga dari Citra Satria Jakarta (985) di peringkat keempat dan Ronny Gunawan asal CLS Good Day (975) di posisi kelima.Yang cukup mengejutkan adalah terlemparnya andalan klub Bhinneka Sritex I Made "Lolik" Sudiadnyana dari peringkat lima besar. Lolik berada di peringkat ketujuh dengan jumlah suara 823, tepat di bawah nama rekan setimnya Anangga Kurniawan (873).Selain pemain yang diperoleh dari hasil polling melalui SMS, flyers, dan website www.amildibl.com, skuad all-star IBL juga akan terdiri dari para pemain yang menjadi pilihan para pelatih IBL dan pilihan manajemen IBL. Mereka yang menjadi pilihan para pelatih IBL diantaranya adalah Andrie Ekayana (Avian Bima Sakti Malang), Andre Tiara (Panasia Garuda Bandung), Agustinus Dapas Sigar dan Wellyanson Situmorang (SM Britama), Ali Budimansyah (HP Aspac), Youbel Sondakh (IM Panasonic Telkomsel) dan Teguh Arifianto (Angsapura Sania Medan). Sementara dua pemain pilihan manajemen IBL adalah Johannes "Ahang" Winar (SM Britama) dan Dian Heryadi (Kalila). Dua puluh pemain yang terpilih dalam skuad IBL All-Star akan dibagi menjadi dua tim, yaitu Merah dan Putih. Tim Merah akan diarsiteki oleh pelatih kepala SM Britama Fiktor G Roring, sementara lawannya Tim Putih akan dibesut pelatih kepala HP Aspac Tjetjep Firmansyah. TIM MERAHPelatih Kepala: Fictor G RoringManajer Tim: Simon Pasaribu1. Marlon Adirangga (Citra Satria)2. Anangga Kurniawan (Bhinneka Sritex)3. I Made Sudiadnyana (Bhinneka Sritex)4. Wendha Wijaya (SM Britama)5. Amin Prihantono (SM Britama)6. Andrie Ekayana (Avian Bima Sakti)7. Andre Tiara (Panasia Garuda)8. Agus Dapas Sigar (SM Britama)9. Wellyanson Situmorang (SM Britama)10. Johannes Winar (SM Britama)TIM PUTIHPelatih Kepala: Tjetjep FirmansyahManajer Tim: Irawan Haryono1. Riko Hantono (HP Aspac)2. Mario Wuysang (HP Aspac)3. Ronny Gunawan (CLS Good Day)4. Rommy Chandra (HP Aspac)5. Vinton Nolland Surawi (IM Panasonic Telkomsel)6. Kelly Purwanto (Kalila)7. Ali Budimansyah (HP Aspac)8. Youbel Sondakh (IM Panasonic Telkomsel)9. Teguh Arifianto (Angsapura Sania)10. Dian Heryadi (Kalila) (mel/)











































