IBL 2017 memunculkan juara baru, yaitu Pelita Jaya. Tim besutan Johanis Winar itu berhasil mengalahkan Satria Muda pada partai penentuan di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (7/5/2017), dengan skor akhir 72-62.
Imam turut menyaksikan menit-menit kemenangan Pelita Jaya di kandang Satria Muda. Dia mengomentari kesuksesan penyelenggaraan IBL 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam juga menyebut bahwa IBL tahun ini menjadi atmosfer baru bagi anak-anak muda tanah air Indonesia untuk melihat potensi yang luar biasa dan patut ditiru.
"Saya juga melihat bahwa IBL hari ini betul-betul menjadi atmosfer baru bagi anak-anak tanah air untuk melihat potensi yang luar biasa dan ditiru. Selain itu juga basket sudah menjadi industri yang sehat bagi olahraga tanah air," ujarnya.
"Selamat dan sukses atas penyelenggaraan basketball. Ini sangat luar biasa, saya percaya industri basket akan berkembang. Dengan kehadiran pemain asing bisa memotivasi kita semua," kata Imam.
Imam berharap IBL sebagai kompetisi basket tertinggi di tanah air bisa terus berlanjut di setiap tahunnya.
"Harus dilanjutkan dan tidak boleh berhenti. Tentu saya mengajak seluruh sponsor untuk menjadi tempat berhimpunnya anak muda dan lapisan masyarakat. Makanya kompetisi IBL harus dukung dan dorong terus menerus," imbaunya.
Selain itu, Imam juga berharap kesuksesan penyelenggaraan IBL 2017 akan menular ke suksesnya timnas basket di SEA Games 2017.
"Mudah-mudahan dengan ini SEA Games 2017 akan mendapat hasil yang lebih baik dan berbicara di kancah internasional," katanya.
(mcy/mfi)











































