DetikSport
Kamis 18 Mei 2017, 21:07 WIB

Pebasket Indonesia Diminta Tiru Kegiatan Sosial Pemain NBA

Mercy Raya - detikSport
Pebasket Indonesia Diminta Tiru Kegiatan Sosial Pemain NBA Pebasket NBA asal Oklahoma City Thunder Enes Kanter (Foto: Detiksport/Mercy Raya)
Jakarta - Ketua Umum PB Perbasi Danny Kosasih berharap pebasket Indonesia meniru kegiatan sosial para pemain NBA. Hal ini bagus untuk perkembangan basket di tanah air.

Seperti diketahui hari ini Indonesia kedatangan pemain National Basketball Assositation (NBA). Kali ini, giliran Enes Kanter yang menjadi bintang tamunya.

Bekerjasama dengan Satria Muda dan Pengurus Besar Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Kanter yang merupakan center Oklahoma City Thunder hadir di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Kamis (18/5/2017).

Selain ingin melihat basket Indonesia, kedatangan Kanter juga kaitannya dengan Enes Kanter Light Foundation's Mission yang merupakan yayasan untuk perkembangan anak-anak di seluruh dunia melalui pendidikan, pengetasan kemiskinan, dan keharmonisan sosial.

Di depan sekitar 50-an anak dari Indonesian Basketball Academy, Kanter juga memberikan motivasi bagi para peserta agar tidak berhenti bermimpi untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Termasuk menjadi pemain basket profesional.

Hal ini pun mendapat apresiasi dari PB Perbasi dan kegiatan ini diharapkan bisa dicontoh para pebasket Indoensia.

"Sebenarnya ini membawa angin yang bagus untuk bola basket Indonesia. Terutama beberapa pemain basket NBA lainnya yang tahun-tahun ini akan datang ke Indonesia," kata Danny.

"Mereka ini setiap pemain NBA ini punya tujuan bagaimana menyisihkan sebagain dari penghasilan mereka. Foundation yang mereka biayai apakah itu untuk sekolah atau rumah sakit. Kadang-kadang malah mereka menggunakan nama NBA Care. Nah, saya berharap ada pemain Indonesia yang meniru hal ini. Bagaimana ada waktu kosong kunjungi rumah sakit deh, rumah jompo, atau share ke anak-anak kecil. Itu yang saya harapkan," sambungnya.

Danny juga sekaligus mengomentari soal perkembangan basket Indonesia yang dianggap semakin maju saat ini.

"Saya kira kalau perkembangan secara prestasi ya kita lihat ini merangkak pelan-pelan. Tapi yang pasti dari anak-anak kecil yang saya lihat, saya ini hampir setiap minggu keliling dua -tiga kota. Saya lihat di Jakarta Timur saja, minggunya bisa mengunjungi tiga sampai empat sekolah basket yang rata-rata ada dua ratus anak."

" Jadi kalau ini dikembangan dengan sistem bisnis yang bagus, saya kira ke depannya bola baslet Indonesia punya masa depan yang cukup baik," harapnya.



(mcy/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed